Helo Indonesia

Jembatan Way Pintau Rehab 14 Hari, BPJN Lampung Tutup Jalinbar Bengkunat Sanggi

Annisa Egaleonita - Nasional -> Peristiwa
Selasa, 18 November 2025 11:54
    Bagikan  
Jembatan Way Pintau Rehab 14 Hari, BPJN Lampung Tutup Jalinbar Bengkunat Sanggi

Ist

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Dua pekan lamanya, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung Ditjen Bina Marga, akan memberlakukan penutupan permanen arus lalu lintas Jalur Lintas Barat Sumatra (Jalinbar) Lampung–Bengkulu tepatnya Ruas 029 Bengkunat Sanggi, mulai 29 November-12 Desember 2025 mendatang.

Ada apakah? Diinformasikan, pada genap 14 hari kalender tersebut, BPJN Lampung akan melakukan pekerjaan rehabilitasi jembatan Way Pintau KM 169+890 pada ruas Jalinbar Lampung–Bengkulu (via Krui, Pesisir Barat) tepatnya Ruas 029 Bengkunat Sanggi, yang meletak di Pekon Tanjung Rejo, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat.

Rehab tersebut diputuskan usai tim teknis menemukenali kerusakan tiang penyangga utama, hingga diperlukan rehab mendesak.

Apa pasal? "Mendesak, karena jembatan telah mengalami penurunan daya dukung akibat faktor usia, serta peningkatan beban kendaraan setiap tahun. Penutupan diambil sebagai antisipasi keselamatan pengguna jalan. Lebih baik lakukan pembatasan akses sementara daripada menunggu kerusakan tambah parah dan menimbulkan korban," warta Humas BPJN Lampung, Jum'at pekan lalu.

Sekadar pengingat, sekira pekan pertama September lalu, Kepala BPJN Lampung, M. Ali Duhari mengungkap kerusakan jembatan, terjadi Desember 2024, saat sebuah truk bermuatan karet olahan menabrak bagian jembatan. Akibatnya, dua batang diagonal di sisi kiri abutment arah Krui, bengkok.

Penanganan dini September lalu itu, BPJN Lampung melalui P2JN, hitung dimensi dan desain untuk support beam. Penanganan teknis berikutnya, pakai metode perkuatan pakai support beam dari bawah jembatan guna pastikan strukturnya kuat dan aman.

Terbaru BPJN Lampung melalui unggahan Instagram, diakses disitat Senin (17/11/2025) malam, merinci komponen pekerjaan per 29 November nanti. Yakni, penggantian batang diagonal, batang atas segmen jembatan, penggantian elastomer, penggantian sling external stressing, dan pemasangan rangka pendukung atau perkuatan.

Penyelia, elastomer yakni sejenis polimer elastis, dipakai sebagai bantalan pada jembatan (bearing pad) untuk redam getaran dari kendaraan dan gempa.

Adapun penggantian sling external stressing ini proses penarikan kabel baja dibantu gaya eksternal (biasanya pakai hidrolik) untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan struktur terutama pada jembatan beton prategang. Bertujuan, beri tegangan pada struktur seperti elemen balok atau kabel, guna menahan beban berat dan perpanjang umur layanan struktur.

BPJN Lampung mengafirmasi, selama pengerjaan berlangsung nanti, kendaraan pengguna jalan yang menuju Bengkulu dari Bandarlampung atau sebaliknya dialihkan gunakan jalur alternatif Bandarlampung - Bukit Kemuning - Liwa - Simpang Gunung Kemala - Perbatasan Bengkulu.

Kementerian PU memohon maaf atas potensi gangguan perjalanan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung.

"Rehabilitasi guna meningkatkan kualitas infrastruktur demi dukung aksesibilitas dan kesejahteraan rakyat," taklimat PU, rehab ini bagian upaya infrastruktur berkeadilan hadir demi mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan konektivitas wilayah.

Pekerjaan ini diharap dapat perkuat struktur jembatan, meningkatkan kapasitas layanan jalan nasional, dukung mobilitas rakyat dan aktivitas ekonomi antarprovinsi.

"Oh ya makasih Mil. Jadi itu jadi ya. Kalo gitu Alhamdulillah. Sehat semua. Woi lama nggak jumpa kita. Maen geh sini. Iya nanti kami kasitau kawan-kawan," sahut beberapa rekan sopir travel Pringsewu-Bengkulu yang biasa melalui ruas tersebut, terhubung via konferensi video, Selasa pagi. (Muzzamil)