Helo Indonesia

Koperasi Merah Putih Ditolak Para Pedagang Pasar Wates, Aparat Dicuekin

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
Selasa, 13 Januari 2026 18:32
    Bagikan  
KMP
HELO LAMPUNG

KMP - Kadis dan aparat setempat disambut yel-yel tolak Koperasi Merah Putih (Foto Zen/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -Sekitar 100-an pedagang kompak menolak rencana pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di Pasar Wates, Kampung Wates Kecamatan Bumi Ratu.Nuban, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). 

Bahkan, para pedagang mengabaikan undangan lisan dengan dari Kadis Pasar Lamteng Yos Daevera yang datang ke pasar setempat, Selasa siang (13/01/2026). Alasan pedagang, mereka sibuk.

undefined

Setelah ditelusuri Helo Indonesia, para pedagang sempat tak mau membicarakan rencana pembangunan KMP. Alasan pertama bangunan KMP akan menggusur sejumlah pedagang dan tempat parkir.

Alasan kedua para pedagang bakal mendapatkan saingan baru dari KMP. "Kedua alasannya itulah sehingga pada pedagang sepakat menolak KMP," ujar Suhendy, salah seorang pedagang. 

Menurut dia, Ketua Pasar Ade Herlambang, dan perwakilan beberapa pedagang lainnya, mereka akhirnya berdialog dengan Yos Daevera,  namun tetap dead lock hingga para pedagang membubarkan diri.

Kadis pasar, Camat Bumi Ratu Nuban dan Kepala Kampung Wates bergeser ke Balai Kampung Wates. Para perwakilan pedagang tak ada yang mau melanjutkan dialog di lokasi tersebut. 

Akhirnya, Yos Daevera akan menyampaikan keluhan para pedagang Pasar Wates kepada Bupati Lampung Tengah. Menurut dia, pedagang yang terdampak pembangunan gedung KMP hanya 20-an kios pedagang.

"Jumlah 20 kios itu data dari Kepala Kampung Wates. KMP milik desa. Tanah Pasar adalah milik pemerintah daerah. Pemda tidak keberatan jika tanah pasar akan dibangun KMP," katanya. 

'Namun karena pedagang menolak, ya persoalan ini kita sampaikan kepada Bapak abupati untuk mencari solusinya," pungkaa Yos. Zen Sunarto)