LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -
---- Batalyon Infanteri 7 Marinir melaksanakan Upacara Bendera rutin tanggal 17 yang dirangkaikan dengan apel organik sebagai upaya meningkatkan kesiapan operasional dan profesionalisme prajurit. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan apel Yonif 7 Marinir, Ketapang, Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, pada Senin (19/01/2026).
Upacara Bendera 17-an dipimpin oleh Komandan Yonif 7 Marinir, Letkol Marinir M. Kristian Widiantoro, M.Tr.Opsla., yang sekaligus membacakan amanat Panglima TNI. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa setiap prajurit TNI dituntut untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme, baik dari aspek kemampuan teknis, fisik, mental, maupun kedisiplinan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Panglima TNI juga menekankan pentingnya menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi segala bentuk ancaman, baik tradisional maupun non-tradisional. Selain itu, soliditas dan kebersamaan, khususnya di internal TNI serta dalam hubungan dengan masyarakat, harus terus diperkuat. Sinergitas dan kerja sama antar lembaga pertahanan negara, termasuk TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya, menjadi hal yang mutlak untuk dipelihara. Prajurit juga diharapkan peduli terhadap perkembangan lingkungan strategis dan dinamika geopolitik internasional guna menyikapi percepatan perubahan situasi global.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan apel organik yang meliputi pemeriksaan personel, senjata, kendaraan dinas, serta unsur pendukung lainnya. Sebagai penutup, seluruh prajurit Yonif 7 Marinir melaksanakan lari bersenjata yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon.
“Sebagai satuan tempur, Yonif 7 Marinir harus selalu berada dalam kondisi siap. Oleh karena itu, profesionalisme, kekompakan, dan kesehatan prajurit harus senantiasa dijaga demi mendukung pelaksanaan tugas Korps Marinir ke depan,” tegas Danyonif 7 Marinir. (RLS/Wasis)
