Helo Indonesia

Dua Tahun Buron, Aparat Polsek Way Jepara Lampung Timur Bekuk Pencuri Sepeda Motor di Tangerang Banten

Minggu, 1 Maret 2026 14:18
    Bagikan  
Dua Tahun Buron, Aparat Polsek Way Jepara Lampung Timur Bekuk Pencuri Sepeda Motor di Tangerang Banten

RN (33) pencuri sepeda motor/ foto ilustrasi

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM.----Dua tahun lolos dari sergapan petugas, RN (33) pencuri sepeda motor dibekuk aparat Kepolisian Sektor Way Jepara Lampung Timur di tempat persembunyiannya di Pasar Kemis Tangerang Banten Sabtu (28/2) pukul 20.00. Pelaku kini meringkuk di sel polsek setempat dan menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Way Jepara AKP Abdullah Effendi Siregar mendampingi Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati mengatakan, RN dengan alamat tak jelas itu dibekuk petugas setelah membobol rumah Rohmat, warga Desa Sumberejo Kecamatan Way Jepara akhir Desember 2024 lalu.

Modusnya, pelaku berhasil masuk rumah dengan cara mencongkel salah satu jendela. RN yang diduga beraksi tak sendiri itu membuka pintu. Dari dalam rumah, pelaku menggasak dua unit Honda Beat, ponsel dan sejumlah uang.

Keesokannya, korban terkejut melihat pintu utama telah terbuka dan dua unit motor berikut ponsel dan uang raib. Akibat peristiwa itu, korban merugi puluhan juta.

Korbanpun melapor ke polsek setempat. Hasil penyelidikan, petugas berhasil mengetahui identitas pelaku. Namun, pelaku telah kabur ke Pulau Jawa.

Beberapa hari lalu, petugas dapat informasi jika RN berada di tempat persembunyiannya di seputaran Pasar Kemis Tangerang Banten.

Berbekal informasi itu, Kapolsek AE Siregar beserta anggota bergerak ke lokasi tempat persembunyian tersangka. Tanpa perlawanan, RN berhasil dibekuk dan langsung di bawa ke Way Jepara Lampung Timur.
"Tersangka kami tangkap tanpa perlawanan. Saat ini sedang diperiksa dan akan diungkap jika ada tersangka lain,"tegas Kapolsek.

Sementara korban Rohmad minta kejadian yang menimpa dirinya agar diusut tuntas. Sebab, pelaku yang menyatroni rumahnya dimungkinkan lebih dari satu pelaku. Apalagi, sepeda motor yang digasak pelaku dua unit.
"Saya yakin masih ada pelaku lain bukan cuma RN. Saya minta petugas mengusut tuntas kasus ini,"ujar korban.
(Khairuddin)