LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Hujan deras dua jam membuat porak-poranda Kota Bandarlampung: jalan jadi sungai, perumahan kebanjiran, tiga tewas hanyut, hingga dua mobil ikut terbawa arus sungai akibat derasnya air yang tumpah pada Jumat (6/3/2026).
Mobil pertama hanyut dan nyangkut di jembatan dekat Resto Lamban Sabah, Sukarame, Kota Bandarlampung. Mobil kedua warna hitam hanyut di Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, dekat perbatasan Kota Bandarlampung.
Mobil pertama warna putih milik Edy warga Desa Wiyono Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Mobil plat BE-1730-RW itu tercebur sungai di Jl. Pulau Damar Korpri Raya, Kecamatan Sukarame.
Tim Satgas Kota Bandarlampung berusaha mengevakuasi Mobil tersebut dengan towing. "Kami minta bantuan Kapolres, Dandim, BPBD, dan Basarnas ada mobil yang hanyut dan nyangkut di jembatan Lamban Sabah," kata anggota DPR RI Muklis Basri.
Banjir kembali mengambil nyawa saat hujan deras selama dua jam, pukul 14.10 hingga 16.17 WIB, di Kota Bandarlampung (Balam), Jumat (6/3/20226). Hingga pukul 21.12 WIB, tiga warga hanyut terbawa banjir.
Ketiga korban pertama adalah Satria (10), korban kedua masih belum diketahui identitasnya, dan korban ketiga adalah bocah laki-laki usia enam tahun yang belum diketemukan jasadnya. (Hajim).
