Helo Indonesia

Dobrak Tradisi Open House, Gubernur Jateng Lebaran Bareng Anak Yatim dan Difabel

Sabtu, 21 Maret 2026 16:27
    Bagikan  
Dobrak Tradisi Open House, Gubernur Jateng Lebaran Bareng Anak Yatim dan Difabel

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan sejumlah tokoh merayakan Lebaran bersama anak yatim dan difabel

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Riuh rendah suara tawa anak-anak pecah di Wisma Perdamaian, Semarang, Sabtu pagi 21 Maret 2026. Tidak ada antrean panjang pejabat atau pun kolega tradisi open house saat hari raya tiba. Pagi itu, Idulfitri 1447 H dirayakan dengan cara yang berbeda oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Alih-alih menggelar open house, Luthfi memilih merayakan hari kemenangan dengan merajut silaturahmi dalam kesederhanaan. Ia berkumpul bersama puluhan anak yatim piatu dan kawan-kawan dari komunitas disabilitas. Di mata Luthfi, hari kemenangan justru menjadi momentum paling tepat untuk meruntuhkan sekat sosial.

“Tidak ada open house. Kita isi dengan penyantunan bersama OPD agar semua merasakan kebahagiaan yang sama. Santunan ini untuk difabel, dhuafa, dan anak yatim,” ujar Ahmad Luthfi di sela kegiatan.

Baca juga: Rebah di Pangkuan Alif, Potret Kesahajaan Ahmad Luthfi Memuliakan Buah Hati saat Idulfitri

Dalam suasana penuh keakraban, Ahmad Luthfi tampak berinteraksi langsung dengan para tamu undangan. Ia bahkan terlihat menggendong anak-anak panti, menciptakan momen hangat yang mencerminkan kedekatan emosional dengan masyarakat kecil.

Didampingi Sekda Jateng Sumarno dan jajaran kepala OPD, Ahmad Luthfi juga menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas. Ia menyebut semua manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Tuhan.

“Anak-anak panti dan komunitas disabilitas kita undang karena semua manusia dilahirkan sama di hadapan Allah SWT,” katanya.

Kepala Panti Pelayanan Sosial Anak Woro Wiloso Salatiga, Heksasari Ratna Dewi, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menyebut kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak panti yang jarang mendapat kesempatan outing.

“Anak-anak sangat senang. Ini momen yang ditunggu karena jarang sekali mereka bisa keluar bersama. Tadi dijemput bus sejak pagi setelah salat Id. Mereka sangat antusias,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Komunitas Sahabat Difabel, Hidayah. Ia mengaku terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah provinsi kepada komunitas difabel.

“Ini pertama kalinya kami diundang merayakan Lebaran bersama Gubernur di Wisma Perdamaian. Kami merasa sangat dihargai dan dekat dengan Pak Gubernur,” katanya.

Baca juga: Saat Salat Idul Fitri, Ruko 4 Pintu Ludes Terbakar di Lampung Tengah

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Ketua Baznas dan MUI Jateng, Ahmad Darodji, jajaran direksi Bank Jateng, serta Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan Wakil Wali Kota Izwar Aminuddin.

Kebahagiaan

Kebahagiaan itu salah satunya dirasakan Dahnia Eka Putri, remaja yang tinggal di Panti Pelayanan Sosial Anak Woro Wiloso, Salatiga. Ia tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat bisa bertemu langsung dan berlebaran bersama orang nomor satu di Jawa Tengah.

Alhamdulillah banget bisa ke sini, ketemu Pak Gubernur. Bisa sekalian jalan-jalan juga. Ini kesempatan yang jarang banget,” ujar Dahnia usai acara.

Siswi kelas XI SMA Muhammadiyah Salatiga itu mengaku telah menantikan momen tersebut sejak pertengahan Ramadan, tepatnya setelah mengikuti acara buka bersama dengan Gubernur Luthfi di panti tempatnya tinggal. Ia bahkan telah mempersiapkan diri sejak pagi demi momen spesial itu.

Tak hanya membawa kebahagiaan, pertemuan tersebut juga memantik harapan besar dalam diri Dahnia. Ia berharap janji beasiswa pendidikan yang pernah disampaikan Gubernur dapat terwujud, agar dirinya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. (Aji)