Helo Indonesia

Rebah di Pangkuan Alif, Potret Kesahajaan Ahmad Luthfi Memuliakan Buah Hati saat Idulfitri

Sabtu, 21 Maret 2026 15:34
    Bagikan  
Rebah di Pangkuan Alif, Potret Kesahajaan Ahmad Luthfi Memuliakan Buah Hati saat Idulfitri

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi merebahkan kepalanya di pangkuan sang anak, sebelum melaksanakan salat Id di Lapangan Pancasila Semarang.

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Lapangan Pancasila Simpanglima, Semarang di Sabtu pagi 21 Maret 2026, masih menyisakan sisa embun saat ribuan warga mulai memadati rumput hijau untuk melaksanakan salat Idulfitri 1447 H. Di tengah gema takbir yang menggetarkan jiwa, sebuah pemandangan menyentuh tertangkap kamera di saf terdepan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, datang bukan hanya sebagai pejabat negara. Pagi itu, dia hadir sepenuhnya sebagai seorang ayah. Tepat pukul 06.15 WIB, Luthfi tiba dengan setelan sederhana: baju putih bersih dan peci hitam.

Baca juga: Suasana Syahdu, Gubernur Mirza Salat Ied Pertama Bersama Belasan Ribu Warga di Al Bakrie

Dia tampak mendorong kursi roda putranya menuju lokasi salat, lalu menempati saf terdepan. Gubernur terlihat begitu perhatian dan sayang kepada Alif, nama panggilan sang anak. Luthfi beberapa kali terlihat membelai kaki putra tercintanya tersebut. Bahkan sesekali kepalanya dia rebahkan di pangkuan Alif, sebuah gestur sarat akan makna perlindungan, dan kesahajaan untuk memuliakan buah hati.

Langit Kota Semarang pagi itu begitu cerah mengiringi ribuan jemaah Salat Id di Lapangan Simpang Lima.

Salat Id dimulai sekitar pukul 06.30 dengan imam KH Zaenuri Ahmad, yang juga dikenal sebagai imam Masjid Raya Baiturrahman dan Masjid Agung Jawa Tengah serta pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qur’ani. Sementara khotbah Idulfitri disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Saiful Mujab.

Pesan Persatuan

Usai pelaksanaan salat dan khotbah, Ahmad Luthfi menyempatkan diri menyapa masyarakat. Banyak yang menghampiri dan menyapa. Ia melayani setiap warga yang ingin berjabat tangan maupun berfoto bersama. Dalam keterangannya, Ahmad Luthfi menyampaikan, Idulfitri merupakan momentum untuk kembali ke fitrah sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan.

“Hari ini kita merayakan Lebaran 1447 H. Kita kembali suci dan menatap masa depan dengan optimisme, dalam semangat persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Baca juga: Wafat, Aktor Laga Legendaris Chuck Norris pada Usia 86 Tahun

Gubernur menegaskan, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk saling peduli dan menghindari sikap saling iri maupun dengki.

“Dengan membangun wilayah dibutuhkan kepedulian satu sama lain. Jangan saling iri, jangan saling menjatuhkan,” katanya.

Selain Gubernur, sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno beserta istri dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Berdasarkan pantauan sementara, perayaan Idulfitri di Jawa Tengah berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

Sementara itu, arus mudik Lebaran tahun ini tercatat mengalami peningkatan. Lebih dari 1,3 juta kendaraan masuk ke wilayah Jawa Tengah, sedangkan sekitar 700 ribu kendaraan tercatat keluar dari provinsi tersebut.

Ahmad Luthfi memastikan kesiapan menghadapi arus balik dengan menyiapkan berbagai layanan pendukung bagi pemudik.

“Arus mudik sudah selesai, untuk arus balik kami sudah siapkan pelayanan. Silakan manfaatkan rest area untuk beristirahat agar tetap aman. Sekaligus manfaatkan momen ini untuk berwisata dan berbelanja produk UMKM di Jawa Tengah,” ungkapnya. (Aji)