LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----
Wakil Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, Nadirsyah, membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Lampung Road Race Championship (LRC) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Tubaba Tahun 2026.
Ajang balap motor yang memperebutkan Piala Bupati tersebut digelar di Sirkuit Non Permanen (NP) Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Tulang Bawang Barat, Sabtu (18/04/2026).
Dalam sambutannya, Nadirsyah menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Motor Indonesia Provinsi Lampung, IMI Kabupaten Tubaba, panitia pelaksana, serta para sponsor atas terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia juga menyambut kehadiran para rider dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Provinsi Lampung.
Peserta datang dari sejumlah wilayah seperti Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
“Walaupun pembukaan kegiatan dilaksanakan di tengah guyuran hujan, kami berharap hal tersebut tidak mengurangi semangat para rider untuk tetap berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Nadirsyah.
Ia menegaskan, ajang road race bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat di bidang otomotif, sehingga dapat menekan aksi balap liar di jalan raya.
Selain itu, kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Tercatat sebanyak 41 pelaku UMKM dilibatkan, yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Tubaba, lanjutnya, juga mendorong IMI untuk menghadirkan investor guna pembangunan sirkuit permanen yang lebih representatif.
“Pemerintah daerah siap memberikan dukungan, termasuk dalam penyediaan lokasi, demi kemajuan olahraga otomotif di Kabupaten Tubaba,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua IMI Kabupaten Tubaba, Edi Kurniawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan Kejurprov LRC merupakan hasil koordinasi antara pemerintah daerah, seluruh kepala OPD, serta Forkopimda.
Ia juga mengapresiasi dukungan sponsor seperti Bank Lampung, Djarum, Kratingdaeng, Honda Pulung, Yamaha Pulung, dan Cleo.
Menurut Edi, kejuaraan ini memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi daerah.
“Alhamdulillah, perputaran ekonomi di Tubaba meningkat. Seluruh penginapan penuh dan pelaku UMKM juga merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Kejuaraan ini diikuti 256 starter dari 25 kelas, dengan peserta berasal dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Lahat, Muara Enim, Jambi, Palembang, serta kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Menariknya, pada kejuaraan kali ini turut dipertandingkan kelas Mini GP yang dibawa tim dari Muara Enim. Kelas tersebut menjadi yang pertama kali digelar di Lampung, khususnya di sirkuit non permanen Tubaba.
Ke depan, IMI Tubaba berharap sirkuit tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dijadikan agenda tahunan. Terlebih, Kabupaten Tubaba akan menjadi tuan rumah dua seri LRC, dengan seri berikutnya dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Untuk kategori juara umum pada setiap seri, panitia telah menyiapkan hadiah berupa empat unit sepeda motor dari masing-masing kelas.
(Rohman)
