HELOINDONESIA.COM - Buntut sapi kurban Iduladha ditolak, Dewi Perssik berselisih paham dengan ketua RT tempatnya tinggal. Mediasi antara Dewi Perssik dan ketua RT 06, Lebak Bulus 2, Jakarta Selatan yang dilakukan belum lama ini menemui jalan buntu. Namun demikian, pihak kepolisian dari Polsek Cilandak mengaku akan mencoba memediasi keduanya lagi dalam waktu dekat ini.
Kaolsek Cilandak Komisaris Polisi Wahid Key mengatakan, mediasi kedua akan agar miskomunikasi yang terjadi antara kedua belah pihak tidak berlarut-larut mengingat keduanya tinggal di lingkungan yang sama.
"Nanti kita akan coba yang terbaik gimana sih, yang pasti supaya tidak terjadi miskomunikasi," kata Wahid, Jumat (30/6).
Wahid yakin ada kesalahpahaman antara pedangdut itu dengan Malkan, ketua RT 06. Menurut Dewi Perssik, sapi kurban miliknya ditolak oleh Ketua RT setempat. Setelah itu, Dewi Perssik juga mengaku diminta Rp100 juta jika ingin berkurban di wilayah RT tersebut.
Akan tetapi, tudingan itu dibantah Malkan dalam mediasi pertama.Ia mengaku kepada polisi bahwa ia tidak pernah meminta uang seperti yang dituduhkan mantan istri Saiful Jamil itu.
"Pak RT itu merasa tidak melakukan. Dia merasa yang disampaikan Dewi Persik itu tidak sesuai dengan yang terjadi," kata Wahid.
Kepolisian lalu menggali informasi dari sejumlah orang. Mulai dari Ketua RT, ustaz yang tinggal di sana, serta sopir dan ART Dewi Perssik.
Nantinya, mediasi kedua akan dilakukan guna merukunkan kembali Dewi Perssik dengan Ketua RT setempat.
