Helo Indonesia

Pemkot Bandarlampung Kucurkan Rp1,9 Miliar untuk 39 Rumah Ibadah dan Persatuan Tunanetra

44 menit lalu
    Bagikan  
Pemkot Bandarlampung Kucurkan Rp1,9 Miliar untuk 39 Rumah Ibadah dan Persatuan Tunanetra
HELO LAMPUNG

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung

LAMPUNG,  HELOINDONESIA.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menyalurkan bantuan sekitar Rp1,9 miliar kepada 40 penerima. Bantuan tersebut terdiri dari 39 rumah ibadah dan satu perkumpulan penyandang tunanetra.Bantuan diserahkan langsung oleh Eva Dwiana di rapat Wali Kota , Selasa (15/9/2026).

Adapun 39 rumah ibadah yang menerima bantuan terdiri dari 33 masjid, 5 mushola, dan gereja. Sementara satu penerima lainnya adalah Persatuan Tunanetra.

Eva mengatakan, besaran bantuan yang diberikan tidak sama untuk setiap penerima. Nilainya disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, serta tingkat pembangunan atau renovasi masing-masing rumah ibadah.

“Bantuannya berbeda-beda. Ada yang sedang rehab sedikit, ada yang memang sedang dipugar, dan ada juga yang baru dibangun,” kata Eva.

Menurutnya, sebelum bantuan disalurkan, Pemkot Bandarlampung telah melakukan pemantauan dengan melihat langsung kondisi sejumlah rumah ibadah di berbagai wilayah.
Untuk Persatuan Tunanetra, Pemkot Bandarlampung memberikan bantuan sebesar Rp30 juta.

Sementara sejumlah mushola menerima bantuan sekitar Rp20 juta.Sedangkan rumah ibadah yang sedang dalam proses pembangunan dan membutuhkan anggaran lebih besar mendapatkan bantuan lebih tinggi. Salah satunya mencapai Rp200 juta.

Eva berharap bantuan tersebut dapat mempercepat proses pembangunan maupun perbaikan rumah ibadah, sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk beribadah dan menjalankan berbagai kegiatan keagamaan.

“Kita berharap mushola, masjid, dan juga gereja yang biasa kita pantau ini bisa cepat selesai, sehingga bisa melayani jemaah-jemaah yang ada di daerah kita masing-masing,” ujarnya.

Eva menegaskan, Pemkot Bandarlampung akan terus memantau kondisi rumah ibadah di wilayahnya. Menurut dia, bantuan juga masih memungkinkan diberikan kepada rumah ibadah lain yang membutuhkan.

“Ini kan kita keliling terus. Ada, insyaallah,” katanya.

Ia menambahkan, perhatian terhadap rumah ibadah juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Bandarlampung.
“Kalau untuk kerukunan beragama, ibadah harus prioritas,” pungkasnya.( Hajim).