SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Suasana meriah dan penuh kegembiraan tampak jelas di Gedung Serba Guna (GSG) Kampus Unimus, Kedungmundu, Semarang, Rabu 9 September 2026. Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyambut babak baru dunia perkuliahan melalui Rapat Terbuka Senat dalam rangka Masa Ta’aruf (Masta) gelombang kedua.

Puncak kemeriahan acara tersebut mendadak pecah saat Norina Fabrillia Rosa, mahasiswi Fakul Kedokteran Unimus semester 7, hadir di tengah mahasiswa dan menghibur ribuan mahasiswa baru dengan menyanyikan lagu dangdut populer berjudul "Mati Lampu". Gelak tawa dan tepuk tangan meriah langsung bergemuruh di dalam gedung, menciptakan suasana penyambutan yang jauh dari kesan kaku.
Baca juga: Bedah Trik Raih Hibah Riset Global, Pascasarjana USM Hadirkan Pakar Universiti Teknologi MARA
Sebelum menyampaikan kata sambutan, Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi MPd sambil melantunkan lirik lagu tersebut, mengenalkan Norina kepada ribuan mahasiswa baru. Kata rektor, setiap mahasiswa yang kuliah di Unimus punya kesempatan yang sama untuk mengembangkan bakat apa saja di kampus ini.
Disampaikan Masrukhi, membeludaknya jumlah mahasiswa baru tahun ini memaksa pihak kampus membagi pelaksanaan Masta menjadi dua gelombang. Gelombang pertama telah sukses digelar pada Senin (7/9/2026), disusul gelombang kedua pada Rabu (9/9/2026) secara luring dan daring via Zoom.
"Memasuki kampus Unimus dan menjadi bagian dari Unimus berarti punya hati yang senang dan gembira, jangan sedih dan berkecil hati," pesan Prof Masrukhi di hadapan para mahasiswa baru.
Lampaui Target
Antusiasme masyarakat untuk menempuh pendidikan di Unimus tahun ini mencatatkan rekor tersendiri. Hingga 9 September 2026, tercatat sebanyak 4.782 mahasiswa baru telah bergabung, dan angka tersebut masih berpotensi merangkak naik karena pendaftaran resmi baru ditutup pada 15 September 2026.
Jumlah ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya: Pada Tahun Akademik 2024/2025 berjumlah 3.806 mahasiswa, tahunahun Akademik 2025/2026 ada 4.080 mahasiswa, sedangkan Tahun Akademik 2026/2027 sejumlah 4.782 mahasiswa (mencapai 104,09% dari target awal sebanyak 4.570 mahasiswa).

Tidak hanya dari segi kuantitas, keragaman latar belakang mahasiswa baru tahun ini juga menjadi sorotan utama. Unimus kembali membuktikan diri sebagai kampus berstandar internasional dengan menerima 35 mahasiswa baru asing dari 12 negara berbeda, di antaranya Ghana, Pakistan, Norwegia, Gambia, Tanzania, Bangladesh, Uni Emirat Arab, Timor Leste, Kamboja, hingga Thailand.
Baca juga: Alam Baka Ingatkan Kejagung Tak Terkecoh Manuver Perusak Register 44
Wakil Rektor I Unimus, Prof Dr Budi Santosa MSi Med, merinci bahwa ribuan mahasiswa baru ini tersebar di sembilan fakultas dan berbagai jenjang pendidikan—mulai dari S1, Profesi, Sarjana Terapan (D4), Diploma Tiga (D3), Magister (S2), hingga program Spesialis. Jalur masuknya pun beragam, mulai dari Jalur Rapor, Tes, Beasiswa, hingga SBMPTMu.
Warna-warni Nusantara juga terlihat jelas dari kehadiran mahasiswa asal Indonesia bagian timur. Zulfikar, mahasiswa baru asal Manokwari, Papua, yang memilih S1 Statistika, mengaku jatuh hati pada Unimus karena akreditasi unggul serta keramahan sivitas akademika.
“Saya tahu Unimus dari saudara saya yang kebetulan berkuliah di Unimus, di D4 Teknologi Laboratorium Medis, dan saya disarankan untuk kuliah di sini,” ujar alumnus SMAN 2 Manokwari itu.
Hal senada diungkapkan Maria Ansela Nahak asal Nusa Tenggara Timur (NTT), yang memilih Program D4 Teknologi Laboratorium Medis karena terpesona dengan suasana kampusnya yang asri dan menyenangkan.
Dengan lingkungan kampus yang ramah, pendampingan dosen yang kompeten, serta jaminan bebas dari tindakan kekerasan selama masa orientasi, Unimus siap mengantar mahasiswanya menuju gerbang kesuksesan dengan penuh rasa bahagia. (Aji)
