LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Pemerintah Kabupaten Mesuji terus melakukan terobosan dan inovasi dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur terutama Kamis 27/08/23.
Bahkan setiap turun ke masyarakat, permasalahan pembangunan dan perbaikan jalan menjadi permintaan utama setiap warga yang ditemuinya.
Pemerintah Kabupaten Mesuji membutuhkan bantuan Pemerintah Pusat dan Kementerian untuk mencapai pembangunan yang maksimal,hal itu didasarkan atas minimnya APBD Mesuji yang tercatat paling kecil se Provinsi Lampung sebesar 805 M Tahun Anggaran 2023.
Janji pembangunan dan perbaikan jalan bertahap mulai di buktikan, dimana tahun 2023 ini sudah di bangun jalan Rigid Beton (Cor) di Kecamatan Mesuji Timur persisnya Desa Margo Jadi dan Desa Tanjung Menang sepanjang 2,5 km, jalan yang menghubungkan Tanjung Menang dan Eka Mulya sepanjang 2,5 km dan jalan Eka Mulya dan Wonosari sepanjang 2,2 km.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kabupaten Mesuji Hendra Oktafandi mengatakan Pada Tahun 2023 ini juga rencananya akan dibangun dua ruas jalan Inpres yang ada di Mesuji Timur yaitu Simpang Selamat Datang, Muara Tenang, Margo Jadi. Dan kalau masih memungkinkan akan diteruskan untuk ruas Eka Mulya ,Wonosari.
"kalau pun tidak memungkinkan pelaksanaan di tahun ini akan kita ajukan pada tahap kedua Tahun 2024 termasuk juga tiga ruas di Kecamatan Way Serdang untuk Exit Tol Simpang Asahan,” ujar Hendra.
"dari 15 ruas yang masuk Long List di Aplikasi Inpres, 2 ruas pada tahun 2023 ini dan pada tahap kedua di tahun 2024 sebanyak 4 ruas jalan"Sambungnya.
“Hari ini sudah dilaksanakan kegiatan Survei rencana pembangunan jalan Inpres bersama dengan Tim P2JN Wilayah Lampung, Konsultan Dinas Provinsi Lampung dan pelaksana kegiatan, alhamdulilah kegiatan sudah berjalan, penggalian drainase sudah di mulai, lokasi stok file dan batching plan sudah di garap dan rencana alat alat batching segera berada di lokasi,” ujar Hendra.( Aan.S)
