LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Warga Kabupaten Pesawaran minta Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan pihak terkait serius dalam menangani jalan rusak yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.
Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Gedongtataan, Waylima, Kedondong dan Waykhilau sangat memprihatinkan. Di beberapa titik sepanjang jalan dari Kecamatan Gedongtataan menuju Kecamatan Waykhilau rusak parah.
Beberapa titik jalan rusak parah milik Pemprov Lampung di Kecamatan Gedongtatan antara lain sebelum perkantoran Pemkab Pesawaran, di depan Kantor KPU Pesawaran, di depan Kantor DPRD Pesawaran, di persawahan Desa Waylayap, kemudian jalan di Desa Pampangan.
Di Kecamatan Waylima ada di Desa Pekondoh Gedung, di Desa Wayharong, dan Desa Cimanuk. Kemudian di Kecamatan Kedondong jalan rusak ada di Desa Tebajawa, di Desa Gunungsugih, lalu di Desa Kedondong, dan Desa Waykepayang.
Kemudian, di Kecamatan Waykhilau, jalan rusak ada juga di Desa Kububatu, Desa Kotajawa, Desa Padangcermin, Desa Tanjungkerta dan Desa Penengahan.
Salah satu warga Desa Waylayap Kecamatan Gedongtataan Ahmad Yani mengatakan, jalan provinsi dari Kecamatan Gedongtatan menuju Kecamatan Waykhilau kondisinya rusak berat. Apalagi saat musim hujan, jalan tergenang air berhari-hari dengan lubang yang dalam yang bisa menyebabkan pengendara kecelakaan lalulintas.
"Saya juga heran bagaimana ya pemikiran kepala daerah ini ya, jalan dari Tataan ke Kedondong ini tidak pernah bagus dan mulus. Bukan saya tutup mata, pernah ada rehab jalan, kalau tidak salah di hotmix di beberapa titik, tapi tidak lama rusak lagi. Apa karena tidak ada drainase, sebab air hujan atau memang karena kualitas pengerjaannya yang tidak baik?," kata Ahmad, Kamis (7/5/2026).
Ia menambahkan, jalan dari Kecamatan Gedongtatan menuju Kecamatan Kedondong sekarang ini arus lalulintas sangat padat, kapasitas jalan juga sepertinya sudah tidak memadai untuk menampung arus kendaraan yang melintas.
"Kemarin (Rabu, 6/5/2026) ada motor yang kecelakaan di jalan depan Kantor KPU Pesawaran, sudah ada dua motor yang kecekaan, karena jalan dengan lubang yang dalam. Jangan sampai lagi ada kecelakaan yang bahkan bisa merenggut nyawa pengendara, semoga hal itu tidak terjadi gara-gara jalan rusak ini. Yang jelas jalan ini kurang lebar," tambahnya.
Terpisah, Khudori warga Desa Tebajawa Kecamatan Kedondong mengatakan, dirinya pun sangat menyayangkan jalan provinsi di desanya tidak pernah bagus, terlebih jalan provinsi yang berbatasan dengan Desa Cimanuk Kecamatan Waylima yang rusak parah.
"Memang itu jalan provinsi tidak pernah bagus, yang di tengah sawah berbatasan dengan Desa Cimanuk, sudah bahu jalan tidak ada, banyak lobang, akhirnya penyempitan jalan yang membuat kendaraan harus hati-hati, kalau tidak ya tabarakan," kata Khudori.
Ia berharap, Gubernur Lampung Rahmat Mirza Djausal segera menyikapi persoalan ruas jalan yang menghubungkan empat kecamatan di Kabupaten Pesawaran itu.
"Saya berharap pak Gubernur Lampung bisa segera membangun baru ruas jalan milik provinsi itu, jangan hanya ditambal sulam, karena cepat rusak lagi, apalagi drainasenya tidak ada, kan buang-buang duit saja," pungkasnya. (Rama)
