Helo Indonesia

Kebakaran TPA Putri Cempo, Pj Gubernur Jateng Datangkan Water Bombing

Selasa, 19 September 2023 06:47
    Bagikan  
Kebakaran TPA Putri Cempo, Pj Gubernur Jateng Datangkan Water Bombing

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana usai rapat paripurna. Foto: jatengprov.go.id

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pemprov Jateng mendatangkan water bombing dari BNPB guna menangani kebakaran di TPA Putri Cempo, Mojosongo, Kota Surakarta. Water bombing adalah cara menurunkan air secara langsung dari helikopter atau pesawat ke wilayah dengan titik api.

“Penanganan (api) belum benar-benar padam. Kami putuskan minta bantuan water bombing dari BNPB,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, saat ditemui seusai rapat paripurna, di Gedung DPRD Jawa Tengah, Senin 18 September 2023.

Baca juga: Lintas Instansi Dilibatkan Padamkan Kebakaran TPA Jatibarang, Lokasi Ditutup Sementara

Nana menjelaskan, semua administrasi untuk permintaan bantuan water bombing ke BNPB sudah dituntaskan Minggu (17/9/2023). Nana juga sudah berkoordinasi langsung dengan Kepala BNPB, tepat saat mengecek ke lokasi bersama Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.


“Kemarin kami mengecek terjadinya kebakaran di TPA Putri Cempo Solo. Lahan TPA seluas 17 hektare yang terbakar dua hektare. Tapi sudah dilokalisir, dan kemarin kita mengerahkan 59 damkar dari Soloraya, Semarang. Kami minta bantuan juga ke DIY, dan water canon dari Polri. Petugas itu ada sekitar 350 personel termasuk TNI-Polri,” katanya, seperti dikutip dari jatengprov.go.id.

Penjagaan

Sementara, terkait perkembangan penanganan kebakaran TPA Putri Cempo, ujar Nana, hingga saat ini masih terus dilakukan.
Kobaran api sudah tidak ada sejak kemarin, namun masih ada titik api dan kepulan asap dari tumpukan sampah. Maka, water bombing dibutuhkan untuk mempercepat proses dan memastikan api benar-benar padam, mengingat masyarakat juga terkena dampak asap.

“Alhamdulillah sudah mulai menurun, karena memang di sana bagus untuk penataan TPA itu, jadi dibuat per blok. Jadi ada jalan yang memisahkan antarblok, sehingga hanya dua hektare yang terbakar. Memang ada masyarakat yang terdampak dari asap itu, makanya kami usahakan segera dapat diatasi,” pungkasnya. (Aji)