LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, menggelar Workshop jurnalistik dan kehumasan sekolah tahun 2023, dengan mengusung tema "Pentingnya Wawasan Jurnalistik dan Transparansi Informasi Sekolah".
Workshop tersebut berlangsung di Sesat Agung, Kompleks Islamic Center Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT) Kabupaten Tubaba, Selasa (19/09/2023).
Sebanyak 150 lebih guru se Kabupaten Tubaba mengikuti Workshop Pendidikan PWI yang menghadirkan sejumlah narasumber. Diantaranya, Ketua PWI Provinsi, Wirahadikusumah, Kapolres Tubaba AKBP Ndaru Istimawan, kasi PB3N dari Kejari Gatra Yuda Pramana, Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung/Ahli Dewan Pers, Dr. H. Iskandar Zulkarnain, M.H
Baca juga: Katup Jantung Rusak, Orangtua Bocah 13 Tahun Berharap Bantuan
Ketua PWI Kabupaten Tubaba, Dedi Priyono mengatakan Workshop ini diselenggarakan sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan Jurnalis di wilayah Kabupaten Tubaba.
Kerana, kebebasan pers acapkali disalahgunakan oleh oknum wartawan yang bekerja di lapangan.
"Ini merupakan tanggung jawab kami, khususnya yang tergabung di organisasi PWI, mudah-mudahan pers di Tubaba tetap tegak lurus menyampaikan informasi dan selalu bergerak secara profesional dalam hal menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ)," kata Ketua PWI Tubaba.
Sudah menjadi pilihan yang tepat bapak ibu semua ikut kegiatan workshop. Karena apa yang akan disampaikan oleh pemateri nanti akan menjadi bekal bapak ibu untuk menghadapi oknum wartawan di lapangan.
Lebih lanjut, Dedi menjelaskan kegiatan kali ini diharapkan dapat menambah wawasan para tenaga pendidik tentang kerja-kerja pers.
Baca juga: Balada Pulau Rempang, Antara Investasi dan Marwah Anak Negeri
"Oleh karena itu bapak ibu sekali lagi terima kasih atas dukungannya kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan mudah-mudahan kegiatan ini menjadi kegiatan yang bisa memberikan edukasi secara bergantian sehingga kedepannya bapak ibuk tidak takut lagi dengan yang namanya Wartawan," paparnya.
Sementara itu, Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah menyampaikan bahwa intinya itu adalah moral bagaimana juga seorang wartawan ketika memang dia benar wartawan dia harus mengedepankan adab mengedepankan etika bukan mengedepankan egois dan tidak ada itikad buruk untuk melakukan sesuatu terhadap narasumber yang akan diberitakannya.
"Jadi tugas wartawan di lapangan bukan melakukan penyelidikan dan wartawan itu bukan orang yang paling tahu semua, tugas wartawan mengumpulkan informasi, mengolah informasi yang diperoleh dan menyebarluaskan kepada publik," terangnya.
"Wartawan itu bekerja bukan mencari-cari kesalahan, tapi memberitakan fakta, mencari berita," Tegasnya.
Dia juga menegaskan wartawan merupakan profesi yang kerja-kerjanya diatur oleh kode etik jurnalistik (KEJ) dan UU Pers No 40 tahun 1999. (Rohman)
