LAMPUNG HELO INDONESIA.COM -- Ada 36 siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Wayjepara, Kabupaten Lampung Timur, berhasil menembus sejumlah perguruan tinggi favorit tanah air lewat jalur prestasi atau jalur undangan.
Kepala SMAN I Way Jepara Suparwan mengapresiasi keberhasilan peserta didiknya yang berhasil diterima di sejumlah PTN favorit tanah air.
Untuk sementara, pada lulusan tahun ini sebanyak 36 peserta didik yang telah dipastikan diterima di sejumlah PTN seperti UGM, IPB, UNJ Unila, dan ITERA.
Jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah karena sejumlah PTN belum mengirimkan hasilnya ke pihak sekolah.
" Kami sangat mengapresiasi dan sangat bangga karena puluhan anak didik kami sukses menembus sejumlah PTN favorit di tanah air," ujar Suparwan Jumat (31/3l/2023).
Sepanjang tahun, kata dia, lulusan SMAN terbaik di Lampung Timur itu yang berhasil menembus sejumlah PTN, baik jalur undangan atau ujian bersama tak kurang 70 siswa. Selain diterima di sejumlah perguruan tinggi, tak sedikit alumni sekolah tersebut di terima di kepolisian, TNI atau lembaga profesi lain tanah air.
"Untuk yang kuliah, tiap tahun tak kurang 70 siswa yang diterima. Ada juga yang diterima di TNI/Polri dan lembaga pemerintah lainnya," ujar mantan Kepala SMAN Purbolinggo Lamtim itu.
Meskipun sepanjang tahun terdapat puluhan lulusan SMAN yang dipimpinnya berhasil kuliah di sejumlah PTN favorit di tanah air, Suparwan mengimbau hal itu jadi motivasi generasi berikutnya. Apalagi, sekolah terbaik di Kabupaten Bumi Tuah Bepadan itu adalah contoh atau motivasi bagi sekolah lain kabupaten itu.
"Ini adalah keberhasilan dan kesuksesan kita bersama. Oleh sebab itu mari kita jadikan motivasi bagi generasi berikutnya. Termasuk contoh yang baik bagi sekolah lain," ujar Suparwan merendah.
Terkait prestasi siswa sekolah yang dipimpinnya, dia mengatakan, pada tiap event baik olimpiade sains, olahraga,seni dan keterampilan lain, siswa asal sekolah tersebut selalu tampil cemerlang dan selalu mendulang medali. Dan, belum lama ini sejumlah siswa sekolah tersebut berhasil memecahkan rekor nasional cabang atletik yakni lontar martil.
"Jika ikut event atau lomba baik tingkat kabupaten, provinsi, nasional dan internasional, siswa kita selalu pulang dengan medali atau juara," pungkas Suparwan.
(Khairuddin)
