Diduga Korban Bullying, Santri Ponpes Al Hadi Gedongtataan

Jumat, 24 November 2023 13:50
Ilustrasi

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Kasus perundungan kembali terjadi di dunia pendidikan. Kali ini, bullying fisik dan verbal diduga terjadi di Ponpes Al Hadi, Desa Sungailangka, Kecamatan Gedongtataan Pesawaran, Provinsi Lampung.

AM (40) mengatakan anak laki-lakinya yang berinisial AO (13) diduga menjadi korban bullying verbal maupun fisik bahkan diduga disuruh minum cairan pembersih lantai di pesantren modern tersebut. Peristiwa tersebut pada Senin (20/11/2023).

"Dia dipukul oleh teman-temannya, dicekik leher bajunya oleh seorang pengajar," kata AM kepada Helo Indonesia Lampung, Jumat (24/11/2023). Akibatnya, anaknya sakit dan merasa trauma serta tidak mau kembali ke pesantren.

Baca juga: Sekdaprov Fahrizal Lepas Jalan Sehat Dalam Rangka HUT Korpri ke-52

Diceritakan kronologisnya, AM mengantarkan anaknya ke pesantren pada Minggu (19/11/2023). Rabu (22/11/2023), pihak pesantren meminta orangtuanya menjemput sang putra alasan sakit.

Setelah dijemput, AO menceritakan dirinya dibully bahkan dipaksa minum cairan pembersih lantai. "Sampai sekarang, anak saya belum sehat. Kemaren, saya bawa ke rumah sakit untuk berobat," ujarnya.

Baca juga: Nekat Kendarai Motor dari Madura, Dua Bocil Diamankan Petugas Polsek Tengaran


"Pihak pesantren juga, waktu itu melalui pesan whatsApp memberitahu bahwa orangtua pelaku mau datang ke pesantren jadi kami diminta kesana," kata dia. Namun, dia akan mengambil langkah hukum apabila tidak ada itikad baik dari pihak pengelola pesantren.

Ketua Pesantren Al Hadi yang minta dipanggil Umi mengatakan belum mau memberikan keterangan. "Saya belum mau kasih keterangan kalau tidak ada kedua orangtua korban, nanti takut salah," kata Umi. (Rama)

Berita Terkini

Sekolah Kok Bodong

Opini • 8 jam 15 menit lalu