Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Sambut KKN Internasional USM: Jaga Nama Baik Kampus

Jumat, 5 Juni 2026 14:24
Mahasiswa peserta KKN Internasional USM saat diterima

KUALA LUMPUR, HELOINDONESIA.COM – Universitas Semarang (USM) kembali memperluas kiprah internasionalnya melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang diselenggarakan oleh International Office USM dan LPPM Universitas Semarang.

Program tersebut berlangsung pada 2–27 Juni 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, dan diikuti empat mahasiswa Ibnu Dwi Setioko, Gamaliel Corsel, Sulthan Rafi Aryaputra Henri dan Defita Hayu Hapsari. Mereka didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Sinta Pramucitra.

Baca juga: Raker BEM Semarang Raya 2026 Matangkan Arah Gerakan Mahasiswa Lintas Kampus

Menurut Sinta, kegiatan KKN Internasional menjadi bagian dari upaya Universitas Semarang dalam memberikan pengalaman pembelajaran lintas budaya sekaligus meningkatkan kompetensi global mahasiswa.

''Selama hampir satu bulan, peserta akan terlibat dalam berbagai aktivitas pengabdian, pembelajaran sosial budaya, serta penguatan jejaring internasional dengan berbagai pihak di Malaysia,'' ujarnya.

Kedatangan rombongan KKN Internasional USM disambut Kepala Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Ir R Ahmad Romadhoni Surya Putra, PhD pada 3 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Romadhoni menekankan pentingnya menjaga citra dan reputasi institusi selama menjalankan program di luar negeri.

''Mahasiswa yang mengikuti KKN Internasional merupakan duta kampus sekaligus duta bangsa. Oleh karena itu, saya berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga nama baik Universitas Semarang, menghormati budaya setempat, menjunjung tinggi etika, serta menunjukkan karakter positif yang mencerminkan kualitas generasi muda Indonesia,'' ujarnya.

Baca juga: Kreatif Kelola Anggaran, Kota Semarang Sabet Penghargaan Nasional Creative Financing 2026

Sementara itu, Kepala International Office USM, Faisal Yusuf mengatakan, program KKN Internasional merupakan salah satu bentuk komitmen Universitas Semarang dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi dan pengembangan kompetensi mahasiswa di tingkat global.

''KKN Internasional memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dalam lingkungan multikultural, memperluas wawasan global, serta mengasah kemampuan komunikasi dan adaptasi lintas budaya. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan masyarakat global di masa depan,'' ungkap Faisal.

Dia berharap, mmelalui program ini, para mahasiswa tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi agen diplomasi pendidikan yang memperkuat hubungan antarbangsa serta memperkenalkan nilai-nilai positif Indonesia di kancah internasional.

''Program KKN Internasional USM tahun 2026 di Kuala Lumpur menjadi salah satu langkah strategis universitas dalam mewujudkan lulusan yang unggul, berdaya saing global, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,'' tandasnya. (Aji)

Berita Terkini

Sekolah Kok Bodong

Opini • 1 jam 26 menit lalu