Netizen Tambah Kencang Bela Guru SMP Pangandaran Laporkan Pungli Kini Merasa Diintimidasi

Kamis, 11 Mei 2023 16:19
Gubernur Ridwan Kamil saat berbicara dengan Husein ALi, guru SMP Pangandaran yanga mundur dari PNS gegara merasa dipungli. Gubernur Ridwan Kamil saat berbicara dengan Husein

HELOINDONESIA.COM - Guru SMP Pangandaran Husein Ali Rafsanjani sudah dipanggil oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk diajak bicara dan cari solusi atas kasus yanga diadukannya, yakni dia merasa dipungli dan diintimidasi.

Dari berita yang beredar,  dia diintimidasi yang diduga dilakukan oleh Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Ramdani setelah Husein si guru SMP Pangandaran yang melaporkan kasus dugaan pungli.

Kini kasus ini tampaknya tambahramai. Meski guru SMP Pangandaran itu sudah dipanggil dan bicara dengan Gubernur Ridwan Kamil, tapi di medsos unggahan netizen tambah kencang, bahkan ada semacam ajakan kepada para netizen untuk menyikapi kasus ini.

Netizen dengan akun Miss Tweet membuat unggahan yang juga ditag kepada @susipudjiastuti, yakni akun tokoh Pangandaran yang juga mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti. Juga ke @PartaiSosmed yang sering bongkar-bongkar kasus. Akun Miss Tweet berupaya membela Guru SMP Pangandaran Husein Ali Rafsanjani.

Maka, masalah Guru SMP Pangandaran dan Kepala BKPSDM Pengandaran Dani Ramdani tampaknya masih akan ramai, kalau netizen lainnya bergerak.

"Gelombang Netizen Bergerak menuju  Pangandaran. Memanggil Para Pahlawan Tanda Tanda Jasa berserta anak cucu dan keturunannya untuk membela Guru yg diintimidasi karena melaporkan Pungli," tulis Miss Tweet (@Heraloebss).

Unggahan netizen ini mencari tokoh Pangandaran  @susipudjiastuti (mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti) dan orang dekat bupati.

"Ada orang pangandaran? Ada keluarga atau rekan bupati pangandaran? Kalo ga ada aku titipkan pesan ke Bu @susipudjiastuti segera Selesaikan secara adil & Bijaksana sebelum, Netizen jauh lebih dalam membongkar kebobrokan lainnya, akan lain cerita kalo dah terendus @PartaiSocmed," tulisnya lagi.

"Dear Bupati Pangandaran. Segera Tindak Kepala Kepegawaian PANGANDARAN! DALAM waktu sesingkat2nya ! jangan sampai @logikapolitikid @kurawa @mazzini_gsp  bergerak mengorek lebih dalam Kebobrokan di Pangandaran , Sunami Sosmed sungguh nyata," tulis Miss Tweet.

Akun ini memaparkan apa yang harus dilakukan para netizen. Menurutnya, tugas Netizen dalam mengadvokasi segala kebobrokan di negerinya sendiri cukup sederhana. Yaitu, punya data A1 kebobrokan Blow-up ke sosmed.

Kalaun tidak punya data? Cukup Like Retwet Komen/Quote RT konten2 yg membongkar kebobrokan di negeri ini. "SEMOGA Quota & jempolmu menjadi ladang Pahala , Amin," tulis Miss Tweet @Heraloebss lagi.

Dia juga menambahkan pernyataan bahwa ada guru melaporkan dugaan pungli malah dikatakan punya masalah kejiwaan. Lantas ada semacam warning. "Guru Melaporkan Pungli malah dikatain punya masalah kejiwaan! Bersiaplah  Wahai Kepala Kepegawaian Pangandaran," tulisnya.

"ASN LAPORKAN PUNGLI kepala BPKSDM (Badan Kepegawaian ) kab. Pangandaran Katakan Husein Ali Rafsanjani secara kejiwaan tidak layak jadi ASN. Bagaimana ceritanya dikatakan Tidak layak padahal dia sudah dinyatakan Lulus!" tulis Miss Tweet @Heraloebss lagi.

 Netizen ini lantas mengunggah suara yang diduga suara Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani. Suara itu mengungkap soal hasil tes kesehatan jiwa (mungkin yang dimaksud Husein Ali).

Dalam sebuah rekaman, suara yang diduga suara Dani Ramdani, menyebut (guru Husein) tidak layak jadi PNS karena tidak lulus tes kesehatan jiwa.

"Sebetulnya dia tidak layak lulus jadi PNS, karena waktu tes kesehatan jiwa dia tidak lulus, dia secara kejiawaan dia tidak layak," begitu suara di unggahan yang diduga suara Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani.

Mendengar perkataan itu, guru Husein Ali yang meskipun untuk tegar dengan tawanya, tapi kemudian tampak matanya berkaca-kaca menahan tangis. Sehingga kata-katanya terpatah-patah.

"Saya Husein, saya cuma mau bilang saya capek," kata guru Husein ALi. Kata-katanya terpatah-patah, lalu berucap klagi. "Saya cuman pengen ngajar, saya guru, saya cuman pengen ngajar udah itu aja pak."

Lantas berhenti sejenak, dan dilanjutkan lagi: "Bapak mau bilang saya tidak layak, bapak mau bilang saya tidak sehat secara jiwa, terserah. kalau itu bisa bikin ini semua selesai," kata guru Husein Ali Rafsanjani dalam video itu sambil matanya berkaca-kaca.

Disebutkan pula oleh Miss Tweet, ternyata Kabupaten Pangandaran sudah dalam incaran Kejaksaan atas dugaan kasus korupsi. Miss Tweet juga mencolek Presiden Jokowi lewat akun twitternya, demikian juga Kaplri Listyo Sigit Prabowo, sambil mempertanyakan aksi Saber Pungli.

“Pak @jokowi  sudah benar Bikin Saber pungli agar hal2 seperti ini bisa diberantas. Kita colek bapak2 Polisi sebagai Ketua Pelaksana Saber Pungli Malam Bpk @ListyoSigitP @ahriesonta @DivHumas_Polri   ditanyain Warga Pangandaran tuh,” tulisnya. (*)

(Winoto Anung)

Berita Terkini

Haji dan Kue Apem

Ragam • 15 jam 11 menit lalu