LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Kali ini, akibat terbakarnya derijen penimbunan BBM ilegal, seorang mahasiswa tewas di Dusun IV, Kampung Bumikencana Kecamatan Seputihagung, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (10/11/2024), pukul 11.30 WIB.
Rumah yang terbakar itu milik Sodin (56) sedangkan yang tewas putranya bernama Rio (20). Saat kejadian, mahasiswa dari Kota Bandarlampung itu ada di dapur, tempat penyimpanan puluhan deriken BBM jenis solar.
Api diduga berasal dari kompor gas yang menyala dan menyambar tumpukan BBM dan sang pemuda. Rio yang pulang ke rumah orangtuanya karena libur kuliah meninggal di tempat kejadian dengan badan hangus terbakar.
Petugas Polres Lampung Tengah dan Polsek Terbanggibesar langsung turun ke lokasi begitu menerima informasi adanya rumah warga yang terbakar. Aparat memasang garis polisi dan mengidentifikasi korban.
Sejumlah anggota INAFIS melakukan pengumpulan tubuh korban yang hangus. Jenazah korban langsung dimasukan ke kantong jenazah lalu dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi.
Kepada Helo Indonesia Lampung, Camat Seputih Agung Lampung Tengah Panji Saputro yang tiba di lokasi kejadian. "Saya sampe lokasi api sudah padam," katanya. Dia prihatin dan berbela sungkawa.
Kepala Kampung Bumikencana, Supriyono turun membantu polisi mengidentifikasi TKP. Penyebab kebakaran selain karena BBM tersambar api kompor ada juga yang mengatakan akibat konseling listrik. (Zen Sunarto)
-