Gempa Bumi Magnitudo 3,9 Guncang Sukabumi, Jawa Barat

Jumat, 15 November 2024 13:48
Sukabumi, Jawa Barat, diguncang Gempa Bumi. Ist

HELOINDONESIA.COM - Gempabumi berkekuatan Magnitudo 3,9 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (15/11) siang sekitar pukul 12.38 WIB. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada koordinat 7,73 Lintang Selatan dan 106,69 Bujur Timur, berjarak sekitar 83 km tenggara Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 16 km.


Jenis dan Mekanisme Gempabumi

BMKG mengidentifikasi gempa ini sebagai gempabumi tektonik dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar dasar laut. Lokasi episenter dan kedalaman hiposenter menunjukkan karakteristik gempa dangkal, yang kerap disebabkan oleh pergerakan lempeng bumi di sekitar wilayah tersebut.

Baca juga: Kemenekraf Temui Tim Pokja Kebudayaan dan Industri Ekraf Bahas Langkah Penguatan Sektor Ekonomi Kreatif


Dampak Gempabumi

Berdasarkan peta tingkat guncangan (Shakemap) dari BMKG dan laporan masyarakat, gempabumi ini dirasakan cukup signifikan di beberapa wilayah. Di daerah Cibeber dan Jampang Kulon, guncangan mencapai Skala Intensitas III MMI, yang menggambarkan getaran cukup kuat hingga terasa seperti adanya truk besar yang melintas. Di wilayah Surade, Sagaranten, Curugkembar, dan Simpenan, guncangan terukur pada Skala Intensitas II MMI, yang hanya dirasakan oleh sebagian orang dan membuat benda ringan yang digantung bergoyang. 

"Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan sebagai dampak gempa tersebut.
Hingga pukul 12.59 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan di sekitar wilayah terdampak," papar keterangan tertulis kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, Jumat (15/11/24).

Baca juga: Tentara Tertangkap Basah Berhubungan Intim di Helikopter Tempur Apache


Himbauan BMKG

BMKG menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang tidak bertanggung jawab. Informasi resmi terkait gempa dan peringatan lainnya hanya dikeluarkan oleh BMKG melalui kanal komunikasi resmi, seperti Instagram dan Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG, situs web resmi BMKG, serta aplikasi mobile "wrs-bmkg" dan "infobmkg".

Berita Terkini