Rahmawati Herdian Temui Korban Banjir, Warga Butuh Air Bersih dan Obat

Sabtu, 18 Januari 2025 17:47
Rahmawati Herdian didampingi Kadis Damkarmat Anthony (Foto Hajim/Helo)

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM --- -- Anggota Komisi IX DPR RI Rahmawati Herdian melihat kondisi dan menemui para korban terdampak banjir di beberapa titik di Kota Bandarlampung, Sabtu (18/1/2025).

Dia melihat warga sangat membutuhkan air bersih dan obat-obatan. "Semoga Pemkot bisa segera mengirimkan kebutuhan yang sangat mendesak saat ini," ujarnya.

Putri kandung Herman HN, mantan wali Kota Bandarlampung ini memahami apa yang dirasakan warga terhadap musibah banjir yang mereka alami.

Dia bersyukur penanganan bencana alam ini cepat dari BPBD, Damkarmat, Basarnas, serta TNI-Polri sejak kemarin sore, Jumat (17/1/2025). "Saya melihat upaya pemkot sudah maksimal," katanya.

Pemkot Bandarlampung langsung memberikan bantuan air minum, dan makanan,serta air bersih.Termasuk tenaga kesehatan dinkes yang sudah  ada di lokasi terdampak banjir.

Mudah-mudahan, katanya, ini musibah yang terakhir. "Kita mohon doanya agar bencana ini cepat selesai.Dan bisa di tangani dengan baik oleh pemerintah.

Lewat Rahmawati, Nining, warga Gang Salon, RT 37, Lingkungan II, Jalan Martadinata, Gedong Pakuwon, Telukbetung Selatan mengharakan bantuan pakaian, selimut, pampres, obat-obatan, dan sembako.

"Kami hanya meminta empat tinggal kami tidak kebanjiran, apalagi ini lumpur semuanya yang masuk ke dalam rumah," kata Nining.

Banjir terbesar awal tahun ini menyisakan lumpur dan sampah hingga masuk ke dalam rumah di kawasan-kawasan permukiman warga terutama terutama sekitar Way Lunik Bumiwaras dan Kali Belau Telukbetung, Kota Bandarlampung.

Sejak Sabtu pagi (18/1/2025), Tim Damkarmat Kota Bandarlampung terpantau Helo Indonesia sedang membantu pembersihan rumah warga di sekitar Jembatan Lengkung, Laksamana R.E.Martadinata No.121, Perwata, Telukbetung Barat.

Warga juga mengeluarkan perabotan rumah tangga yang basah akibat terendam banjir. Begitu banyak rumah warga yang terdampak banjir. Bahkan, beberapa rumah banjir ada yang mencapai tiga meter atau sampai atap.

Di sekitar Way Lunik, pada pukul 08.00 WIB, dua mobil  boks dan minibus  masih berendam di sungai. Di permukiman, warga juga terlihat mulai bersih-bersih setelah banjir meninggalkan lumpur dan sampah.

Sekira pukul 09.00 WIB, berbagai elemen masyarakat berdatangan ke kawasan-kawasan terdampak banjir. Mereka bersiap-siap meringankan warga dengan ngedrop sembako. (Hajim)

Berita Terkini

Sekolah Kok Bodong

Opini • 7 jam 35 menit lalu