Kadis Ketahanan Pangan Dan Dandim 0429/Lamtim Tinjau Proyek Optimasi Lahan

Minggu, 20 April 2025 20:16
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Lampung Timur Tri Wibowo dan Komandan Kodim 0429/Lampung Timur Letkol Arm Arief Budiman meninjau proyek optimasi lahan

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ----- Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Lampung Timur Tri Wibowo dan Komandan Kodim 0429/Lampung Timur Letkol Arm Arief Budiman meninjau proyek optimasi lahan di Desa Braja Kencana Kecamatan Braja Selebah Rabu (30/4).

Proyek berupa normalisasi saluran sungai yang mengairi ratusan hektar sawah petani dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan rakyat.

Kadis beserta Dandim yang didampingi Forkopimcam serta Kepala Desa Braja Kencana Heru Setiawan menuju lokasi proyek yang menghubungkan DAS Desa Braja Kencana dan Braja Luhur sepanjang 1,2 kilometer. Optimasi lahan sawah seluas 126 hektar diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi padi petani.

Kadis Tri Wibowo mengatakan, agar pelaksanaan proyek yang didanai APBN 2025 berjalan lancar dan tepat sasaran dan tepat manfaat, pemerintah menggandeng unsur TNI serta pihak ketiga selaku kontraktor pelaksana.
"Kami berharap kegiatan ini segera dilaksanakan dan selesai tepat waktu dan bermanfaat bagi petani guna mengairi sawah mereka," ujar kadis.

Dandim 0429 Letkol Arm Arief Budiman mengapresiasi pihaknya berkolaborasi pada proyek optimasi lahan di desa itu. Aliran sungai yang direvitalisasi diharapkan mampu meningkatkan produktifitas hasil panen dan kebutuhan akan air terpenuhi.
"Kami mengapresisasi pemerintah menggandeng TNI untuk meningkatkan ketahanan pangan rakyat,"ujar Dandim.

Kepala Desa Heru Setiawan mendampingi Camat Mirsan Hipni mengatakan, semula DAS desa itu dalam kondisi sangat baik untuk memenuhi kebutuhan akan air sawah petani. Seiring perjalanan waktu, DAS sepanjang 1,2 kilometer itu mengalami penyempitan dan pendangkalan. Akibatnya, jika musim penghujan, sawah petani dengan mudah terendam akibat banjir. Dan, memasuki musim kemarau, DAS yang menghubungkan dengan desa tetangga itu dengan cepat mengalami kekeringan.
"Atas nama rakyat, kami berterima kasih sungai di desa kami direvitalisasi sehingga mampu mengairi sekitar 126 hektar sawah,"ujar Heru.

Dia berharap optimasi lahan yang didanai APBN 2025 itu secepatnya dikerjakan dan selesai tepat waktu. Tak kalah penting, adanya proyek tersebut, petani tak lagi kekurangan air dan hasil panen meningkat.
"Kami optimis, dengan optimasi lahan, sawah akan terhindar dari banjir dan petani cukup air serta hasil padi meningkat," pungkas Heru.
(Khairuddin)

Berita Terkini