PRIMA, Partainya Rakyat Biasa Bangun Persatuan Bersama Prabowo-Gibran

Senin, 2 Juni 2025 09:46
PRIMA - Ketua Umum PRIMA Agus Jabo Priyono saat menerima ucapan selamat dari Presiden Prabowo Subianto seusai dilantik sebagai Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Kabinet Merah Putih di Istana Negara Jakarta pada 21 Oktober 2024. | Setkab RI/Muzzamil/Helo Ind

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Senada lokasi peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-3, 2024 lalu, Kongres II dan Harlah ke-4 Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) dihelat di Hotel Acacia, Jl Kramat Raya Nomor 81 Senen, Jakarta Pusat, Sabtu-Minggu (31 Mei-1 Juni 2025).

Ajang forum konsolidasi organisasi tertinggi partai politik (parpol) nasional nonpeserta Pemilu 2024 bagian Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus sekaligus warga Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran 2024–2029.


Bertema raya "Bersama Prabowo-Gibran, Bangun Persatuan Nasional Menuju Rakyat Adil Makmur", disekaliguskan perayaan sederhana harlah, PRIMA berpuncak pada Minggu (1/6/2025).

Sekretariat Pelaksana, dipimpin ketuplak, Achmad Herwandi, sejak bersiap dua bulan lalu, tak bosan membakar semangat ratusan kader daerah: pengurus 38 DPW Provinsi dan 514 DPK Kabupaten/Kota peserta Kongres, dan ribuan anggota hadirin Harlah, dengan menjura.

Semoga ini jadi langkah awal bagi kemenangan kita. Salam Rakyat Adil Makmur, rumpun mereka.

Dari Semarang, Jawa Tengah, Ketua DPW PRIMA setempat, Bagas Andrianto, siaran persnya H-5 menegaskan pentingnya peran provinsinya dalam dinamika nasional partai.

Bagas membesut, Kongres II ini momentum strategis perkuat konsolidasi, susun langkah konkret perjuangkan kepentingan rakyat Jawa Tengah, dan pihaknya siap berkontribusi aktif demi mewujudkan visi PRIMA yang progresif dan berkeadilan sosial.

Sekretaris DPW, Setiawan, mengimbukan pentingnya partisipasi kader dalam proses pengambilan keputusan nasional. "Kami ingin memastikan tiap kader yang hadir tak hanya jadi peserta tapi juga pengambil keputusan yang memahami nilai-nilai partai. Ini forum tertinggi penentu arah organisasi ke depan."

Lebih rigid, tak kalah bersangatnya, dari Benua Etam Kalimantan Timur, Ketua DPK PRIMA Bontang, Jusmin, juga antusias akan penyikapan politik PRIMA didalam merespons dinamika geopolitik dan geoekonomi global, di mana PRIMA sebagai bagian pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran juga untuknya bagian dari pendukung Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Rudy-Seno, dan Walikota-Wakil Walikota Bontang Neni-Agus, penting mendapatkan bekal wawasan cukup agar dapat berkontribusi lebih tepat terukur.

Seturut, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPP PRIMA (demisioner), Mayjen TNI (Purn) R. Gautama Wiranegara, menjawab pers, menyebutkan forum Kongres sebagai bentuk peneguhan dukungan politik PRIMA kepada kepemimpinan Prabowo-Gibran sesuai dengan sembilan Program Perjuangan PRIMA yang sudah dicanangkan.

Apalagi, sambung Gautama, Prabowo-Gibran keduanya merupakan pemimpin kebanggaan rakyat sehingga genap putusan bagi PRIMA untuk all out mendukungnya. "Kebijakan mereka harus kita support-lah,” sebutnya.

Mantan Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) 2016–2018 ini mengintensi, beberapa Program Perjuangan PRIMA notabene sudah berhasil diimplementasikan pemerintah saat ini.

Misalnya seperti reformasi perpajakan yang relatif telah lebih berkeadilan, industrialisasi nasional, modernisasi pertanian, dukungan bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM), dan banyak lagi.

Kenapa program ini penting? "Karena terbukti saat pandemi COVID-19, kita bisa lewati krisis berkat kebijakan yang tepat,” tandasnya.

Disinggung soal tema Kongres dan Harlah, Gautama menginjeksi tema dipilih tersebut mencerminkan komitmen PRIMA mendukung pemerintahan saat ini serta memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Dengan Kongres ini, kami berharap dapat memperkuat posisi dalam percaturan politik nasional, memastikan strategi disusun mampu bawa perubahan nyata bagi rakyat pun dalam songsong Pemilu 2029 mendatang, tentunya melalui konsolidasi seluruh pengurus, kader, anggota, simpatisan PRIMA se-Indonesia," tutup Gautama, kampiun zeni dan intelijen ini.

Per rundown, seusai pembukaan Kongres, Sabtu, agenda berintikan diterimanya laporan pertanggungjawaban pengurusan DPP PRIMA 2020–2025, pandangan umum DPW dan DPK, pembahasan strategi taktik prakondisi 2029, pembahasan ideologi politik organisasi, serta rekomendasi politik PRIMA dan pemilihan ketua umum (ketum) baru.

Hasilnya, sang petahana Agus Jabo Priyono yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran 2024–2029, terpilih kembali secara musyawarah mufakat sebagai Ketum baru periode 2025–2030.

Dan sesuai publikasi pra-Kongres, agenda juga turut diisi agenda kebudayaan dan diskusi publik usung tema kerakyatan.

Forum Kongres juga meneguhkan komitmen dan dukungan penuh mengawal jalannya hingga tuntas pemerintahan Prabowo-Gibran.

Seperti sang ketuplak, Achmad Herwandi sampaikan dalam kesempatan sebelumnya, Kongres meyakini bahwa banyak kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini yang sejalan dengan gagasan PRIMA mengenai Sosialisme ala Indonesia.

Arah kebijakan Presiden Prabowo, PRIMA nilai sangat cocok dengan cita-cita luhur para pendiri bangsa, yaitu mencapai kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan kepribadian budaya.

Bocoran info lebih teknis ihwal poin hasil, diperoleh dari keterangan berharga Ketua DPW PRIMA Lampung, Badri.

"Pertama, PRIMA mengukuhkan kembali dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas segenap program pemerintah saat ini. Kedua, memutuskan Kangmas AJP (Ketum terpilih Agus Jabo Priyono) selaku penerima mandat Kongres sekaligus formatur tunggal, menyusun kepengurusan baru," info Badri via pesan singkat, langsung dari lokasi, Minggu.

Dilaporkan, Harlah Minggu, yang bertepatan dengan Peringatan Harlah Pancasila 1 Juni 1945 tahun ini tersebut, antara lain dihadiri Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) cum Jubir Pemerintah, Prasetyo Hadi; dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.

Sebagai informasi, PRIMA tercatat dalam historiografi Pemilu dan kepemiluan Indonesia pascareformasi, sebagai parpol nasional non peserta Pemilu pertama yang turut andil dan berhasil memenangkan pasangan capres dan cawapres, dalam hajat Pileg-Pilpres digelar dalam satu hari yang sama (one day election) di Indonesia: Pemilu 2024.

Menyusul, sukses senada PRIMA dalam turut membersamai koalisi politik KIM Plus dalam proses pemenangan hingga kini pengawalan kepemerintahan pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah relatif tersebar di seluruh wilayah Tanah Air.

PRIMA, kendatipun harus menelan pil pahit "dikecewakan" lantaran gagal lolos sebagai parpol peserta Pemilu Legislatif 2024 melalui dramaturgi hukum kepemiluan sepanjang Oktober 2022 antiklimaks Agustus 2023; nun sesuai nama: PRIMA lalu bersegera move on banting setir merapat perkuat barisan Koalisi Indonesia Maju (KIM) berjibaku perjuangkan pemenangan hingga kini turut menjadi bagian utama dari pemerintahan Prabowo-Gibran. (Muzzamil)

Berita Terkini