Terima Bantuan Renovasi RTLH dari Pemkot Semarang, Mbah Muhammad: Matur Nuwun Bu Wali

Senin, 21 Juli 2025 07:54
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat mengunjungi rumah Mbah Muhammad, penerima bantuan perbaikan RTLH

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Suasana penuh haru dan syukur mewarnai rumah sederhana milik Mbah Muhammad di Kelurahan Mijen, Kecamatan Mijen, Minggu (20/7), saat Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengunjungi langsung lokasi penerima bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2025.

Matur nuwun sanget (terima kasih banyak-red) Bu Wali, matur nuwun sampun diparingi bantuan (terima kasih sudah diberi bantuan-red),” ungkapnya tulus sambil menggenggam tangan Agustina.

Dalam suasana penuh kehangatan, istri Mbah Muhammad juga tak kuasa menahan haru. Rumah Mbah Muhamad adalah satu dari dua rumah yang dikunjungi Wali kota sebagai penerima bantuan RTLH 2025 dari Pemerintah Kota Semarang.

Baca juga: Berlari di Banjaratma: Wisata Olahraga di Jateng Terus Menggeliat, Ekonomi pun Meningkat

Rumah Mbah Muhammad yang dihuni bersama sang istri memang mengalami kerusakan cukup berat. Kondisi rumah Mbah Muhammad dirasa kurang layak untuk dihuni pasangan suami istri dengan kondisi kesehatan Mbah Muhammad yang saat ini mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.

Selain rumah Mbah Muhammad, ada juga rumah Ibu Indasah yang diusulkan sebagai penerima bantuan dari Kelurahan Mijen.

Menjangkau Warga

Menurut Agustina, wali kota Semarang di wilayah Kelurahan Mijen telah diusulkan lebih dari dua unit rumah untuk program ini. Namun, mengingat tingkat kerusakan yang cukup parah, perlu upaya lebih agar bantuan dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.

“Kalau dilihat dari kondisi rumah Mbah Muhammad, bantuan 20 juta per unit yang biasa diberikan kemungkinan belum cukup. Maka kami akan berkoordinasi lintas pihak, termasuk menggandeng masyarakat yang peduli,” ujar Agustina.

“Tahun depan, kami akan upayakan ada klaster khusus bagi rumah dengan kerusakan berat agar bantuan yang diberikan bisa lebih optimal,” imbuhnya.

Baca juga: Berbagi Kebahagiaan, UPZ MAJT Santuni 100 Anak Yatim dan Beri Modal untuk PKL Binaan

Agustina juga menjelaskan, pada tahun 2025 ini, Pemkot Semarang telah memfasilitasi perbaikan 920 unit RTLH, sebagian besar di antaranya sudah dalam proses pembangunan. Bantuan dilaksanakan melalui kelompok masyarakat yang terdiri dari tokoh masyarakat, RT, dan RW di lingkungan penerima manfaat, bukan langsung oleh dinas atau pemilik rumah.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Pemerintah Kota Semarang terus berupaya menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak bagi warganya.

“Semoga bantuan ini bukan sekadar bedah rumah, tapi juga menjadi bedah harapan,” pungkas Agustina. (Aji)

Berita Terkini

Garong Bersertifikat Bertopeng Hero

Opini • 16 jam 36 menit lalu

Haaland Bakal Babat Inggris

Sepakbola • 19 jam 29 menit lalu

Komedian Temon Meninggal Dunia

Peristiwa • 20 jam 53 menit lalu