Tim SAR Evakuasi Jenazah Kedua Perempuan Jatuhnya Pesawat ATR 

Senin, 19 Januari 2026 17:54
Evakuasi jenazah korban jatuhnya pesawat dari jurang (Foto Ist) HELO LAMPUNG

HELOINDONESIA.COM -- Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah korban kedua berjenis kelamin wanita jatuhnya pesawat ATR 400 di kedalaman tebing 500 meter yang sangat terjal di Gunung Bulusaraung, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026), pukul 14.00 WITA.

Sehari sebelumnya, Tim telah mengevakuasi jenazah pertama berjenis kelamin laki-laki juga dari jurang sedalam 200 meter. Hingga hari kedua pencarian, total korban yang telah ditemukan dua dari 11 orang yang ada dalam pesawat.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan identitas korban belum dapat dipastikan dan sepenuhnya menjadi kewenangan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

"Untuk identitas korban, itu bukan ranah kami. Nanti akan disampaikan secara resmi oleh DVI Polri," jelasnya. Fokus Basarnas adalah evakuasi korban dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan, katanya.

Baca juga: Ditemukan Serpihan dan Jenazah Pria Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Baca juga: Ditemukan Serpihan dan Jenazah Pria Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Operasi pencarian dan penyelamatan dilakukan melalui kombinasi jalur udara dan darat dengan mempertimbangkan kondisi cuaca. Sejak pagi hari, tim SAR menghadapi cuaca hujan lebat dan kabut tebal dengan jarak pandang terbatas sekitar lima meter di puncak.

Hal ini berdampak pada pergerakan tim, termasuk sempat terjadi pembatalan penurunan vertikal demi keselamatan personel.

Dalam pelaksanaan operasi di lapangan, tim SAR gabungan dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melakukan penurunan ke arah barat menggunakan teknik tali. SRU 3 berada di puncak dan berhasil menemukan sejumlah serpihan pesawat berupa bagian rangka dan kursi pesawat, serta mengidentifikasi lokasi mesin pesawat berdasarkan laporan visual dari lapangan.

Sementara itu, SRU 4 yang sempat berada sekitar 200 meter dari titik misi tidak menemukan akses aman untuk dilalui. Setelah berkoordinasi dengan posko induk, tim tersebut diarahkan kembali ke posko demi keselamatan personel. (HBM)

Berita Terkini