LAMPUNG, HELOINDONESIA— Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian dua mahasiswi MIPA Uaniversitas Lampung (Unila) yang terseret banjir bandang di sungai kawasan wisata Wira Garden, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandarlampung, Kamis (2/4/2026).
Rabu (1/4/2026), dari sekira pukul 14.00 hingga 19.33 WIB, Tim SAR Gabungan telah berupaya mencari kedua korban, namun belum ditemukan. Mereka telah menyusuri sungai dari Wira Garden hingga Tempat Wisata Sumur Putri milik Pemkot Bandarlampung.
Kedua mahasiswi sempat foto sebelum diterjang banjir bandang di Wira Garden.
Hingga pukul 19.33 WIB, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan memutuskan menghentikan sementara operasi pencarian dan akan melanjutkan kembali pada Kamis (2/4/2026) pagi.
Tim SAR gabungan melakukan koordinasi dan assessment sebelum memulai penyisiran sungai. Operasi pencarian akan dibagi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) menyisir sejumlah titik strategis, mulai dari Jembatan Sumur Putri, Jembatan PLTD, Jembatan Beton Teluk, hingga Jembatan Kota Karang.
Penyisiran dilakukan hingga radius kurang lebih 1,5 kilometer dari lokasi kejadian dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, BPBD Kota Bandarlampung, Damkarmat, Polresta Bandarlampung, PMI, Forum Rescue Relawan Lampung (FRRL) dan masyarakat setempat.
Kawan-kawan kedua mahasiswi berdoa agar cepat ditemukan kedua rekannya yang terseret banjir bandang.
Sesuai rencana operasi hari kedua, pemantauan tetap dilakukan di sejumlah titik bendungan untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus.
Kedua aktivis PMII dari Fakultas MIPA itu terseret banjir bandang saat sedang bermain di bebatuan sungai yang ada di kawasan wisata lembah Wira Garden, Jl. Wan Abdurrahman, Batuputuk, Kecamatan Telukbetung Utara, pukul 13.00 WIB.
Keduanya bersama dua teman wanita lainnya sempat foto-foto bahkan tertawa sambil merekam via video ponselnya. Ternyata, foto-foto dan video itu kemungkinan jadi kenangan terakhir Fatmawati dan Bunga Rosana.
Kedua mahasiswi masing-masing berusia 22 tahun, Fatmawati asal Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dan Bunga Rosana asal Kota Metro
"Kami dari keluarga Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII), malam ini melakukan doa bersama dengan keluarga kedua korban dan warga sekitar," kata Ichwan Adji Wibowo alumni PMII Rayon Fakultas Pertanian Unila. (Hajim)