Helo Indonesia

Grand Final Proliga 2026: Misi Hattrick Bhayangkara Presisi dan Ambisi Revans LavAni

Ajie - Olahraga
1 jam 49 menit lalu
    Bagikan  
Grand Final Proliga 2026: Misi Hattrick Bhayangkara Presisi dan Ambisi Revans LavAni

Perwakilan tim peserta grand final Proliga 2026 siap menyuguhkan permainan terbaiknya

YOGYAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Kompetisi voli kasta tertinggi Tanah Air, Proliga 2026, resmi memasuki babak Grand Final yang akan digelar pada 21-26 April 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta. Tahun ini, atmosfer dipastikan lebih panas dengan format baru yang siap menguras fisik dan mental para gladiator lapangan voli.

Pada laga pemuncak ini, selain perebutan gelar juara, akan dilaksanakan juga akan ada perebutan gelar juara tiga.

Baca juga: Refleksi Peringatan Hari Kartini, Prof Kesi Ingatkan Budaya Tepi Sliro

Sektor putra kembali menyajikan duel "El Clasico" antara sang juara bertahan, Jakarta Bhayangkara Presisi, melawan raksasa LavAni Livin Transmedia. LavAni (juara 2022 & 2023)datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyapu bersih kemenangan atas Bhayangkara di Final Four. Sebaliknya, Bhayangkara Presisi (juara 2024 & 2025) berambisi mencetak hattrick.

Sedangkan di sektor putri, juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) akan menghadapi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.

Laga Grand Final akan berlangsung Jumat-Minggu (24-26 April 2026). Sedangkan perebutan tempat ketiga juga dilaksanakan pada Selasa-Kamis (21-23 April 2026).

Pelaksanaan partai puncak ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana hanya berlangsung satu hari. "Sekarang pertandingan final tahun ini akan menggunakan sistem three winning set yakni kedua tim bertanding tiga kali," ujar wakil ketua Proliga, Reginald Nelwan pada acara jumpa pers, Senin 20 April 2026.

Sistem Three Winning Set

Namun, lanjut Regi, jika ada satu tim sudah memenangkan dua laga, maka laga yang seharusnya dilaksanakan tiga hari hanya berlangsung dua hari.

"Tetapi jika hingga laga kedua berakhir 1-1 maka laga dilanjutkan hingga hari ketiga," tambah Regi.

Demikian pula untuk perebutan juara ketiga yang juga menggunakan sistem three winning set.

Ofisial LavAni, John Zulfikar mengakui tim asuhan David Lee ini sudah siap untuk memenangkan laga Grand Final melawan juara bertahan Bhayangkara Presisi.

"LavAni sudah siap untuk pertandingan ini. Seluruh pemain kami sudah siap tampil di final," ujar John Zulfikar.

Final putra ini merupakan final ulangan musim 2024 dan 2025. Pada dua musim itu, Bhayangkara menjadi juara. Sedangkan 2022 dan 2023, LavAni menjadi juara.

Sementara itu, Rita Kurniati sebagai perwakilan Bhayangkara mengatakan tim asuhan Reidel Toiran itu sudah siap untuk tampil di laga.

Dua kekalahan di Final Four atas LavAmi akan menjadi pelajaran berharga bagi tim Bhayangkara. "Kami berharap Bhayangkara akan menjadi juara. Dua kekalahan di final four menjadi pelajaran berharga," kata Rita.

Baca juga: Tim PkM USM Beri Pendampingan Proyek Gedung Bulog Demak

Sedangkan perebutan tempat ketiga, putra dan putri, yang berlangsung pada 21-23 April 2026 diperkirakan berlangsung ketat

Surabaya Samator yang akan nenghadapi Jakarta Garuda Jaya, mengaku siap. Bahkan manajer Samator, Hadi Sampurno, berharap memenangkan dua laga langsung.

Asisten pelatih Garuda Jaya, Lardi mengaku akan tampil semaksimal mungkin menghadapi Samator.

Sementara itu, di sektor putri juga diprediksi akan berlangsung seru. Juara bertahan JPE menjanjikan akan tampil maksimal. Hal ini mengingat kondisi pemainnya yang sudah siap.

Pada laga penutup Final Four akhir pekan lalu di Semarang, JPE banyak menurunkan pemain pelapis. "Tidak ada pemain pelapis. Semuanya sama,, tidak ada lapis satu lapis dua," tambah manajer tim JPE, Widi Triyoso

Gresik Phonska Plus, juga mengaku sudah siap tampil di Grand Final. "Kondisi anak-anak juga sehat," kata ofisial Phonska Plus, Putri.

Harga tiket yang dijual melalui online (proliga.co.id), reguler Rp 200 ribu dan Rp 400 ribu untuk VIP.

Jadwal Selasa (21/4/2026):
Jam 16.00 WIB: Surabaya Samator vs Jakarta Garuda Jaya (putra)
Jam 19.00 WIB: Jakarta Electric PLN Mobile vs Jakarta Popsivo Polwan (putri).
(Aji)