Lika-liku Job Fit 36 Pejabat Pemkot Balam, Putusan Akhir Tetap di Emak

Minggu, 26 April 2026 15:51
Ilustrasi HELO LAMPUNG

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Sebanyak 36 petinggi Pemkot Bandarlampung akan dinilai kemampuannya sebagai pejabat melalui penulisan essay, makalah, dan wawancara berbasis kompetensi (CBI) untuk mengetahui kinerjanya selama ini dan potensi penempatan yang pas sang pejabat. Keputusan akhirnya penempatannya adalah "Emak".

Emak adalah sebutan akrab antarpejabat terhadap Wali Kota Eva Dwiana. Sebutan lain yang lebih populer adalah "Bunda". Para pejabat yang ikut "Job-Fit" terkesan pasrah. Tanpa ada yang berani disebutkan namanya, mereka bilang pada prinsipnya soal tempat yang cocok terserah Emak.

"Semua keputusan ada di tangan Wali Kota, kami hanya mengikuti saja, mau penempatannya dimana, itu keputusan Emak," ujar seorang kepala dinas sambil menyerumput kopi di salah satu stand kopi Car Free Day (CFD) Jl. Gatot Subroto, Pahoman, dekat Rumah Dimas Wali Kota Bandarlampung, Minggu (26/4/2026).

Menurut para kepala OPD lainnya, batas akhir penyerahan berkas pada tanggal 25 April 2026 ke BKSDM. Selanjutnya tanggal 29 April 2026, tim penilai akan melihat rekam jejak selama mereka memimpin OPD.

Tim dari penilai nantinya akan memberikan penjelasan,setelah setiap kepala OPD melakukan penulisan essay dan makalah di Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung. Tahap akhir, wawancara dengan akadimisi dari Unila di Ruang Rapat Inspektorat.

Wawancara untuk mengukur manajerial, teknis, dan sosial kultural pejabat. Metode yang dilakukan panelis ini menggunakan pendekatan wawancara berbasis kompetensi (CBI) untuk menilai kinerja dan potensi.

Para peserta harus memberikan paparan gagasan, kinerja, dan integritas, yang seringkali dilakukan setelah tes kompetensi teknis. Wawancara ini untuk menggali pengalaman nyata,dengan menggunakan metode STAR (situation, task, action, result) untuk memperkuat sistem merit.

Salah satu kepala OPD lainya menimpali, tanggal 7-8 Mei 2026, Tim Pansel akan menyusun laporan hasil Job-Fit bagi peserta, kemudian menyerahkan hasil uji Job-Fit ke pimpinan,yang nantinya dikirim ke BKN pusat.

" Ini penting bagi proses untuk memastikan posisi-posisi kunci yang kosong dapat diisi oleh kandidat yang paling kompeten. Setelah hasil seleksi diperoleh, pemerintah kota akan segera menindaklanjuti dengan pembahasan rotasi dan mutasi jabatan," tuturnya.

Namun, kata para kepala OPD, semua keputusan ada di tangan Wali Kota Eva Dwiana. "Kami hanya mengikuti saja, mau penempatannya dimana, itu keputusan Emak," kata seorang pejabat sambil nyeruput kopi pagi.

Menurut Sekdakot Bandarlampung Iwan Gunawan, Jumat (24/4/2026), Job Fit dilaksanakan sesuai UU No. 20 Tahun 2023 sebagai perubahan dari UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sistem Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Menurut dia, Job-Fit ini dalam rangka peningkatan kinerja organisasi secara berkesinambungan.Pemerintah Kota Bandarlampung akan melaksanakan Uji Kesesuaian Job-Fit. "Para pejabat eselon II wajib melengkapi berkas portofolio administrasi dan menyerahkan berkas," terangnya. (Hajim) 

36 Pejabat Ikut Job-Fit

1.Robi Suliska Sobri.
2.Adiansyah.
3.Tri Paryono.
4.Ahmad Nurizki Erwandi.
5.Socrat Pringgodanu.
6.Riana Apriana.
7.Anthoni Irawan
8.M.Yudhi.
9.Maryamah.
10.Aklim.
11.Sukarma Wijaya.
12.Yustam Efendi.
13.Hidayat Ismet.
14.Ariyawan.
15.Desti Mega Putri Sp.,mt.
16.Idham Basyar Syahputra.
17.Ricardo.
18.Dedy Sutiyoso
19.Ichwan Adji Wibowo.
20.Wilson Faisol.
21.Muhamad Nur
Ramdhan.
22.Eka Afriana S.pd.
23.Muhtadi Arsyat
24.Yusnadi Ferianto.
25.Ahmad Husna.
26.Erwin.
27.Muhaimin.
28. Dedeh Ernawati
29.Rizky Agung Ariesantho.
30.Zulkipli.
31.Dini Purnamawaty.
32.Veni Devialesti.
33.Nero Rakhmat Akbar
34.Bagus Harisma Bramado.
35.Febriana.
36.Zakky Irawan.( Hajim).

Berita Terkini

Haji Mabur atau Haji Mardud?

Opini • 22 jam 37 menit lalu