GROBOGAN, HELOINDONESIA.COM - Pencarian intensif terhadap Yusuf Afandi (24), pemuda asal Godong yang hilang ditelan derasnya arus Sungai Lusi, Desa Terkesi, Klambu, Kabupaten Grobogan sejak Senin (4/5), akhirnya mencapai titik akhir.
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban AF dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa siang 5 Mei 2026, setelah menyisir sungai sejauh tiga kilometer dari titik awal kejadian. Jasad korban ditemukan mengapung di pinggiran sungai sekitar pukul 13.30 WIB.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengonfirmasi bahwa penemuan ini bermula dari kecurigaan tim saat melihat bayangan hitam di bawah permukaan air.
"Saat penyisiran, tim melihat benda hitam di bawah permukaan air di pinggiran sungai. Setelah dilakukan pengecekan mendalam, dipastikan bahwa itu adalah korban yang sedang kami cari," jelas Budiono.
Baca juga: Prof Emeritus V Priyo Bintoro Perkuat SDM FTP USM demi Target Akreditasi Unggul 2027
Budiono menambahkan, tim segera melakukan evakuasi dan selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Godong guna pemeriksaan lebih lanjut.
"Terima kasih atas kerjasama seluruh unsur tim SAR gabungan sehingga korban bisa cepat Ditemukan. Dan Kami juga mengimbau untuk masyarakat agar lebih berhati-hati bila beraktivitas di sungai,"pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Yusuf Afandi hanyut saat menyeberangi sungai Lusi yang berada di dusun Brakas, Desa Terkesi Klambu Grobogan. Saat itu korban bersama lima rekannya sedang berburu biawak. Dan saat berenang menyeberangi sungai, ditengah sungai korban hanyut akibat diduga kelelahan melawan arus sungai yang cukup deras. (Aji)