LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM----Sebuah rumah milik warga di Jalan Soekarno Hatta, Gang Kaung, RT 18 LK 02, Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, mengalami kebakaran pada Kamis (11/6/2026) siang.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandarlampung menerima laporan kejadian pada pukul 13.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kadis Damkarmat Anthony Irawan mengerahkan sejumlah unit pemadam ke lokasi. Unit Kancil 09 Pos Siaga Panjang dan Unit Karba Pos Siaga Bumi Waras diberangkatkan pada pukul 13.01 WIB, disusul Unit Supply Pos Siaga Kedamaian pada pukul 13.03 WIB.
Unit pertama tiba di lokasi pada pukul 13.05 WIB dengan waktu tanggap (response time) sekitar lima menit. Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman dan pendinginan hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.30 WIB.
"Kebakaran menghanguskan beberapa bagian rumah, meliputi ruang kamar, ruang tengah, dan dapur dengan luas area terdampak sekitar 8 x 10 meter. Sejumlah barang dilaporkan ikut terbakar, di antaranya kipas angin, kasur, lemari, kulkas, rice cooker, uang tunai sebesar Rp8 juta, serta cincin emas seberat 3 gram ," terang Anthony Irawan.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pemilik rumah, Riona Pratama (25), sebelum kejadian dirinya sempat membakar tumpukan sampah di belakang rumah. Setelah itu, ia meninggalkan rumah untuk mengurus Kartu Keluarga (KK) di kantor kecamatan.
"Diduga masih terdapat sisa api dari pembakaran sampah tersebut yang kemudian membesar dan menjalar ke bangunan rumah. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang," tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juta berdasarkan keterangan pamong setempat. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini.
" Dalam penanganan kejadian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandarlampung mengerahkan 18 personel beserta Unit Kancil 09 Pos Siaga Panjang, Unit Karba Pos Siaga Bumi Waras, Unit Supply Pos Siaga Kedamaian, dan Unit Pickup Rescue Mako Tendean. Selain itu, satu unit mobil pemadam dari Pelindo turut membantu proses pemadaman," jelasnya.
Selama operasi berlangsung, petugas menghabiskan sekitar empat tangki air untuk memadamkan api dan melakukan proses pendinginan guna mencegah munculnya titik api kembali.( Hajim).