Helo Indonesia

Ampuh Giring Opini Publik, Hoax dan Ujaran Kebencian Bakal Jadi Lahan Bisnis di Pemilu 2024

Drajat Kurniawan - Nasional -> Politik
Selasa, 3 Oktober 2023 22:08
    Bagikan  
Ilustrasi Hoax
Foto : Ist

Ilustrasi Hoax - (Ist)

HELOINDONESIA.COM - Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic), Ahmad Khoirul Umam menyebutkan, berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech) diprediksi bakal menghiasi pelaksanaan kontestasi Pemilu serentak 2024.

Pasalnya menurut dia, penyebaran hoax dan hate speech dinilai ampuh sebagai alat menjatuhkan kontestan yang berlaga

Oleh karena itu dikatakannya, berita bohong dan ujaran kebencian diprediksi menjadi lahan basah bagi pelaku bisnis media di Pemilu 2024 mendatang.

Apalagi, dia memandanh, perkembangan dunia digital yang sangat masif menjadi alat melakukan pelanggaran pemilu 2024.

Baca juga: Waspada, Akun Palsu Bakal Marak Sebarkan Hoax di Pemilu 2024

"Hoax dan hate speech dan lainnya dijadikan sebagai produk yang diorkestrasi oleh kekuatan bisnis," kata Umam, Selasa (3/10/2023). 

Dia mengungkapkan, kekuatan bisnis digital jika disalahgunakan akan berdampak membahayakan alam politik Indonesia. Selain itu juga dapat merusak nilai demokrasi bangsa.

Umam berharap masyarakat tidak cepat termakan hoax dan hate speech dan dapat menguji kebenaran konten-konten di media sosial. Pasalnya, lanjut dia, selain TikTok, opini publik juga dapat dilakukan melalui platform media sosial lainnya.

Baca juga: Awas, Pemilu Rawan Terjadinya Intimidasi pada Pemilih, Penyelenggara Hingga peserta

"Maka dari itu harus tetap melakukan filter terhadap berbagai pemberitaan, mengenai disinformasi yang ada tentang Pemilu ke depannya," saran dia.

Kepada penyelenggara pemilu dia mewanti-wanti, untuk memperhatikan berbagai macam konten hoax dan hate speech yang muncul menjelang pelaksanaan Pemilu seremtak 2024.

"Kekuatan media sosial seperti TikTok tersebar dengan menetapkan algoritma dan melakukan publikasi dengan sebebas-bebasnya," ujarnya.