Helo Indonesia

Membedah Resmen Kadapi, Balonbup Waykanan

Herman Batin Mangku - Nasional -> Politik
Kamis, 28 Maret 2024 01:15
    Bagikan  
RESMEN KADAPI
Helo Lampung

RESMEN KADAPI - Langkah menuju Waykanan 1 (Foto Pribadi/Helo)

Oleh Muzzamil*

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Nama Resmen Kadapi sekonyong koder muncul di sejumlah penjaringan mandiri aspirasi serta jejaring survei dan sigi politik bursa tentatif bakal calon Bupati Waykanan 2024-2029. Siapa dia?

Bicara siapa dia, bukan saja ingat program acara kuis hiburan televisi bernama sama dipandu Aom Kusman era 80-90an di TVRI. Tetapi juga, menggambarkan kelebat apa itu rekam jejak (track record) seseorang.

Resmen Kadapi, SH., MH., lengkap gelar, disapa kadang Resmen kadang Kadapi ini, pria berdarah Lampung tulen kelahiran Kampung Pakuan Ratu, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung.

Dia alumnus S1 Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung (UBL), dan S2 Magister Hukum Universitas Jayabaya, Jakarta tahun 2011, dan tengah menuntaskan studi S3 Hukum di almamater yang sama.

Bapak tiga anak: dua putri, bungsu putra tersebut tercatat sebagai warga Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, di kompleks perumahan dimana dia dan keluarga menetap di sana.

Resmen Kadapi, berlatar belakang aktivis. Bekas tukang demo. Dia mantan aktivis bahkan pernah menjadi presiden BEM UBL dua periode 2008-2010, Ketua Bidang Hukum Ismahi periode 2009-2010, pengurus cabang HMI Kota Bandarlampung 2010-2011, dan pengurus PB HMI 2011.

Putra dari H. Abdurarraman, guru SD di Pakuan Ratu dan ibu Rupawan dari Desa Karangagung. Resmen punya empat saudara. 

Dia mengasah kesalehan lelakunya dalam memecahkan suatu masalah yang secara umum menyejarah dan anatomik menjadi problem pokok masyarakat Indonesia, lewat tindakan kepeloporan kepemimpinannya ditengah massa, bersama massa, di garis massa, mengeksekusi dan membatu uji mandatori teori-teori gerakan sosial.

Serta membukukan teori dan praktik pendampingan rakyat, mencatatkan teori pembelaan dan advokasi hukum ke lapangan praktik ala dia sendiri: cara mencerdaskan rakyat versi Resmen Kadafi, sejak dia berjerih menekuni dunia aktivisme politik kala masih berstatus mahasiswa.

Yang kala itu entah telah, entah disadari olehnya, bahwa aktivisme politiknya itu kelak bakal turut bikin namanya melesat. Hingga kelak, kini, saat dia telah berkarir profesi sebagai seorang advokat.

Resmen Kadapi sebagai aktivis antikorupsi, menimba praktik antaranya dengan tercatat pernah menjadi Koordinator Departemen Investigasi Dewan Pengurus Nasional (DPN) Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK), satu LSM antikorupsi skala nasional dirian advokat Dr Erry Setyanegara yang berbasis di Lampung, medio 2004-2009.

Pernah berbulan-bulan lamanya, dia rela habiskan waktu berada di tengah massa rakyat, mendampingi pun mengadvokasi hak-hak rakyat dalam penuntasan kasus sengketa agraria yang menimpa rakyat yang tinggal di Daerah Kawasan Hutan (DKH) Register di Lampung yang terlibat konflik terbuka melawan duet penguasa dan pengusaha. Saat itu.

Suatu waktu, dia pernah bercerita sembari dipenuhi guyonan ngakak, kalau dirinya juga kenyang makan "kijang". Maksudnya? "Puas 'dikijangin' haha," gelaknya circa April 2019.

'Dikijangin', maksudnya dia juga cukup puas dibohongi orang lain. Salah satu kendala nonteknis yang acap dihadapi kaum aktivis. Dia dibohongi misal terkait data, sebut data sekitaran advokasi kasus rakyat tertindas yang susah payah dia himpun sekian lama dampingi penuntasan kasusnya, oleh para oknum yang kini identik disebut "markus", makelar kasus. Dia jengkel mengingatnya.

Lalu, Resmen Kadafi sebagai aktivis politik, bisa dikatakan entah bagaimana ceritanya, bermula kala mulai bersenggolan dengan pintu kekuasaan, saat secara tertutup terlibat aktif dalam agenda perjuangan politik pemenangan hingga pengawalan pemerintahan daerah Kota Bandarlampung 2010-2015 di era duet kepemimpinan Herman Hasanusi (Herman HN) dan Wawalkot Thobroni Harun, produk politik Pilwalkot Bandarlampung 2010.

Berlanjut, saat dia secara terbuka menjadi salah satu "tangan kanan" Herman HN dan turut berkeringat menjadi bagian ring satu perjuangan politik elektoral Herman HN, baik saat Herman HN maju sebagai calon gubernur berpasangan dengan cawagub Zainudin Hasan (Man-Zai) dalam Pilgub Lampung 2014, mau punsaat Herman HN kembali maju sebagai petahana berduet dengan cawawalkot Muhammad Yusuf Kohar pada Pilwalkot Bandarlampung 2015.

Menang mudah, Herman HN-Yusuf Kohar terpilih terlantik jadi pemimpin daerah Kota Bandarlampung 2015-2020. Didalamnya ini, Resmen Kadafi tercatat pernah diamanati menjadi Tenaga Ahli Bidang Hukum Pemkot Bandarlampung kurun 2015-2019.

Jelang Pemilu 2019, tepatnya sejak Mei 2018, namanya muncul di barisan relawan politik, menjadi salah satu pengurus cabang organisasi relawan pemenangan capres-cawapres pejawat Joko Widodo-KH Maruf Amin (Jokowi-Maruf), Bravo Lima Lampung, hingga dia lantas dipinang untuk memimpin langsung organ relawan senada, lainnya.

Jadilah, awal 2019 sampai kini Resmen Kadafi tercatat merupakan Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (ALMISBAT) Lampung periode 2019—2024, pernah viral prakarsai kampanye simpatik ajak rakyat 6 kabupaten/kota se-Lampung Tur Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) cek fisik mahakarya pembangunan infrastruktur berkeadilan pemerintahan Jokowi 2 Maret 2019 silam, sekaligus didapuk Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Badan Pengurus Nasional (BPN) ALMISBAT periode 2020—2025.

Pada Pilpres 2024,dia turut tergabung Divisi Advokasi Hukum Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar Pranowo-Mahfud MD Provinsi Lampung.

Ada pun, Resmen Kadafi sebagai advokat, selain aktif beracara sebagai pengacara praktik yang terpantau kerap wara-wiri bersidang di ruang sidang pengadilan di banyak kota di Tanah Air, dia sukses pula membuka kantor firma hukumnya sendiri berbendera Resmen Kadafi Law Firm and Partner yang buka dua kantor sekaligus, di Lampung dan Jakarta.

Sekadar torehan pengalamannya di dunia advokat dan pengacara profesional skala nasional, Resmen tercatat pernah menjadi konsultan hukum pengusaha properti dan jasa pariwisata Lampung: bos Cottage and Resto Bukit Mas dan destinasi pegunungan Puncak Mas, Sukadanaham Bandarlampung dan destinasi bahari Tegal Mas Kabupaten Pesawaran, Thomas Azis Riska. Juga, beberapa perusahaan pers.

Usai pernah turut menjadi tim pengacara mantan Bendahara Umum PBNU Mardani Marming, kuasa hukum musisi eks vokalis band Drive Erdian Aji Prihartanto alias Anji Manji pada Juni 2021, kuasa hukum mantan Rektor Unila Karomani, dan lainnya.

Teranyar Resmen menjadi kuasa hukum Direktur Utama PT Citra Lampia Mandiri, Helmut Hermawan, salah satu tersangka dugaan suap pengurusan administrasi tanpa melalui prosedur di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan menang gugatan praperadilan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum lama ini pasca dikabulkannya gugatan praperadilan soal penghentian penyidikan dari tersangka lainnya, eks Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej sebelumnya, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Di rumpun organisasi profesi, mau pun organisasi perkumpulan, Resmen Kadafi antara lain tercatat merupakan Wakil Bendahara II Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Lampung 2021—2026. Dia juga Wakil Sekretaris IV Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bandarlampung 2022—2027.

Merespons aspirasi berkembang terkait kemunculan namanya dalam daftar bursa bakal calon bupati Way Kanan 2024—2029, melalui sejumlah keterangan terpisahnya kepada wartawan, Resmen Kadafi selain berterima kasih atas dukungan luas yang membanjirinya, menyebut hal itu menjadi motivasinya maju Pilkada Way Kanan 2024.

“Jika dukungan itu muncul dari keluarga dan masyarakat Waykanan, saya siap mengabdi. Mohon bantu dukungannya," khatur Resmen, yang dikenal lugas dan kerap melontar hal-hal 'out of the box' ini.

Satu hal, soal kata total. Sependek amatan sejauh, Resmen Kadafi termasuk tipe orang yang bertotalitas energi saat dirinya sedang melakukan sesuatu, menggarap sesuatu, meneliti menelaah sesuatu, atau sebut saja terkait profesi ditekuni kini, membasis data sesuatu terkait pemenangan kliennya. Dia akan gusar jika fokus kerjanya diganggu.

Satu lagi, pria ini percaya apa itu tabur tuai. Barangsiapa menabur kebaikan, bersiaplah dia bertabur kebajikan. Pun sebaliknya. Prinsip anutannya ini, banyak dia jumpai dan begitu banyak tangan penolong datanginya selama dia jatuh bangun merintisi tapak karir, taklukkan Jakarta, hingga kini dapat mulai moncer kiprah ke-pengacara-annya.

Catatan pewarta, kemunculan nama Resmen Kadafi ini lumayan menguras bank data statistik konfigurasi bursa bakal calon bupati dan calon wakil bupati Waykanan yang sempat 'stuck', ada yang secara berseloroh menyebutnya kehabisan stok, adanya stok lama 'elu lagi elu lagi'.

Kehadiran advokat muda progresif dan kaya pemikiran kritis ini, relatif newbie kandidasi politik. Barang baru etalase Pilkada. Angin segar, celetuk tukang servis AC.

Belum apa-apa, dia sudah nyosor sodorkan komitmen antipraktik setoran fee proyek andai kelak bupati, misalnya. Wow, wow.

"Dipilih, dipilih, dipilih," timpal Amir, seorang pedagang Pasar Tengah, Bandarlampung, yang pernah ikut dan tak melupakan jasa Resmen Kadafi selaku Ketua BPD ALMISBAT Lampung selaku pemrakarsa dan fasilitator yang mengongkosinya sehingga dia dapat turut gratis pulang pergi dan hadir pada momen politik langka: Kampanye Akbar Jokowi-Maruf Amin era Pilpres 2019 silam di Stadion GBK Senayan Jakarta, 13 April 2019.

"Wah kalau jadi maju beneran, kabarin saya ya bang. InsyaAllah saya bantu jaringan kita di Waykanan. Salam ya bang," ujar Sunarto, warga Garuntang, Bandarlampung, senada Amir pernah ikut ke acara GBK 13 April 2019, eks kader militan banteng moncong putih, dikontak Rabu (27/3/2024) senja.

"Bener lu bang? Wahaha, kita diajak ngopi bareng gak nanti ama 'pak bupati'?" seloroh kejauhan, sejawat seperjuangan Resmen Kadafi kala sesama dukung Jokowi 2019, mantan Ketua ALMISBAT Bandarlampung Yunita Risanti, kini Kadiv Pemberdayaan Perempuan DPD Jangkar Merah Putih Lampung, senada Resmen dukung Ganjar-Mahfud, terhubung senada Rabu petang.

Sekadar bebunyian ini: rawe-rawe rantas, Resmen Kadafi tak sedang aji mumpung, (ingat kisah sukses pelawak kini calon terpilih anggota DPD RI dapil Jawa Barat, Alfiansyah Komeng) semoga menginspirasi.

Pembaca, selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan bagi anda umat muslim yang menjalankannya. Selamat menyambut malam Nuzulul Quran. Ramadan Kareem. (Muzzamil)
Ngintip, Suara yang Diperoleh Caleg 13 Ketua Parpol di Lampung

Salah satunya, di Bumi Ramik Ragom, Kabupaten Waykanan. Merujuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 yang berkemungkinan bakal jadi data primer DPT Pilkada 2024, di kabupaten pemekaran wilayah kabupaten induk: Lampung Utara, dirian 27 April 1999 berdasar UU 12/1999 ini, Pilkada Serentak 2024 setempat bakal ditentukan kelak oleh suara sah pemilih yang menyalurkan hak pilihnya di TPS dari total DPT Way Kanan sebanyak 346.258, terdiri 176.638 laki-laki, 169.620 perempuan, tersebar di 227 kampung/kelurahan.

Khusus untuk TPS berkemungkinan berbeda dengan jumlah TPS Pemilu 2024 lalu, imbas penggabungan dan kalkulasi kuota menjadi 300-500 orang per TPS. Pengingat, untuk di Way Kanan jumlah TPS pada Pilkada Serentak Nasional Lanjutan Dalam Masa Pandemi COVID-19 tahun 2020 sebanyak TPS untuk menampung DPT, dan pada Pemilu 2024 lalu sebanyak 1.490 TPS.

* Aktivis dan penulis Helo Lampung
---

 -