HELOINDONESIA.COM - Pj (Penjabat) Gubernur Heru Budi Hartono menjadi kandidat kuat Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta dalam survey.
Heru Budi tak banyak berkomentar terkait adanya kemungkinan dirinya maju dalam Pemilihan Gubernur tahun 2024. "Iya ni jalannya maju, bukan mundur," kata Heru Budi usai apel patroli gabungan skala besar di kawasan Monas, Sabtu malam, (13/5/2023).
Survei yang dilakukan Nusantara Strategic Network (NSN), elektabilitas Heru Budi meroket mengungguli sejumlah kandidat cagub lainnya. "Heru Budi menjadi kandidat gubernur paling kuat," ucap Direktur Program NSN Riandi, Kamis (6/5/2023) lalu.
Baca juga: Prabowo Presiden Bergema Saat Pendaftaran Bacaleg Gerindra Metro
Heru Budi bahkan mampu bersaing dengan sejumlah nama yang tengah sudah lebih dahulu dikenal publik seperti Ridwan Kamil, Gibran, politisi PDIP Grace Natalie dan Basuki Tjahaja purnama.
Adapun hasil survey tersebut yaitu Heru Budi paling unggul (22,5 persen) diikuti Ridwan Kamil (17,5 persen), Gibran Rakabuming Raka (10,3 persen), dan Grace Natalie (7,0 persen).
Nama-nama lainnya yang masuk dalam Survey itu adalah Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (1,5 persen), Bupati Tangerang dan Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar (1,3 persen), dan anggota DPR dari NasDem Ahmad Sahroni (1,0 persen).
Baca juga: Maju Jadi Caleg, Pengamat Tuding Menteri Jokowi Haus Kekuasaan
"Setelah masa kerja 100 hari, membuktikan publik mengakui kinerja Heru Budi. Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan Heru bakal diusung," lanjut Riandi.
Nusantara Strategic Network (NSN) melakukan survei pada 21-28 Februari 2023 dengan 400 responden mewakili seluruh wilayah di DKI Jakarta. Metode survei adalah multistage random sampling. Margin of error survei kurang lebih 4,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.
