Helo Indonesia

Sebut Nabi Muhammad SAW Pengangguran Nikahi Janda Kaya, Candaan Cawagub DKI Suswono Menyakiti Hati Umat Islam

M. Haikal - Nasional -> Politik
Minggu, 27 Oktober 2024 20:32
    Bagikan  
Pilkada DKI
Foto: ist

Pilkada DKI - Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Husny Mubarok Amir.

HELOINDONESIA.COM -Gerakan Kebangkitan Ahlus Sunnah Wal Jama'ah ikut buka suara terkait ucapan Calon Wakil Gubernur Jakarta, Suswono dari Partai Keadilan Sejahtera.

Menurut Husny Mubarok Amir, Ketua Umum Gerbang Aswaja, candaan Suswono terkait anjuran janda kaya menikahi pemuda pengangguran seperti yang dilakukan oleh Siti Khadijah ketika menikah dengan Nabi Muhammad saw, adalah analogi yang keliru, salah dan bahkan cenderung menyakiti hati umat Islam di Indonesia bahkan dunia.

"Pak Suswono, salah besar ketika menganalogikan saran agar janda kaya menikahi pemuda pengangguran dengan pernikahan insan mulia Siti Khadijah RA dengan sang Nabi SAW di usia beliau sebelum diangkat sebagai nabi. Nabi Muhammad SAW, sudah kaya karena beliau berdagang, coba lihat di banyak kitab-kitab sejarah Nabi, bahwa beliau mempersunting Ibunda Khadijah dengan mahar yang mahal, dan pernikahan seperti ini dalam islam disebut dengan istilah "mitsaqon gholidzo" atau perjanjian yang kuat, suci dan agung." ujar Husny salah satu Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta.

Baca juga: Ronald Tannur Ditangkap Kejatim Jatim, Dieksekusi Tanpa Perlawanan

Menurutnya, analogi ini justru malah merendahkan sang Nabi.

"Dari ucapan dan diksi yang ia gunakan seolah Nabi Muhammad SAW ketika berumur 25 tahun sebelum diangkat sebagai Nabi adalah pemuda yang tidak punya pekerjaan alias nganggur, ini menyakiti hati umat Islam di Indonesia, sebab ini sangat sensitif, menyangkut pribadi manusia paling agung di muka bumi ini." Tutup Husny.