LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Perjuangan tokoh masyarakat tujuh kecamatan kawasan wisata pesisir Lampung dari Kabupaten Pesawaran hingga Kabupaten Tanggamus terus bergulir untuk mendapatkan dukungan stakehokder. Selasa (4/3/2025), mereka lobi DPRD Pesawaran.
"Alhamdulillah, kami diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Ahmad Rico Julian, Wakil Ketua Aria Guna dari Fraksi PDIP, dan Saptoni dari Fraksi PAN," kata Ketua Panitia Daerah Otonomi Baru (DOB) Lampung Pesisir Toni Mahasan lewat rilis yang diterima Helo Indonesia.
Selain Toni, Panitia Persiapan Pemekaran Kabupaten (P3KN) DOB Lampung Pesisir lainnya adalah Sekretaris Romzy Edy, Bendahara Saadi Yusup, penggagas Irfan Nuranda Djafar, Iswan H Caya, Umroni, Rudi Agus Sunandar, Amryl Mattjik dan Asmarius.
Mereka menyerahkan tembusan dokumen usulan DOB Lampung Pesisir kepada Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Ahmad Rico Julian. Dia mendukung usulan bahkan minta kajian akademik DOB Lampung Pesisir.
Ahmad Rico Julian menyampaikan pada prinsipnya mensuport penuh keinginan masyarakat lima kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran dan dua kecamatan di Kabupaten Tanggamus jadi DOB Kabupaten Lampung Pesisir,
Dia meminta Pemda Pesawaran segera membuat kajian akademiknya agar objektif dan sesuai kaidah standarisasi usulan DOB kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan Pusat sebelum pembahasan tingkat lanjut di DPRD Kabupaten Pesawaran.
Dijelaskan Sekretaris P3KN Romzy Edy, kelima kecamatan yang menginginkan DOB Pesisir Lampung adalah Kecamatan Telukpandan, Padang Cermin, Wayratai, Marga Punduh, Punduh Pidada dari Kabupaten Pesawaran.
Tokoh dari dua kecamatan Kabupaten Tanggamus yang juga ingin bergabung adalah Kelumbayan dan Kelumbayan Barat. "Tokoh ketujuh kecamatan telah mendeklarasikan DOB Kabupaten Pesisir Lampung pada 15 Februari 2025.
Sebelumnya, P3KN DOB Kabupaten Pesisir Lampung telah menyerahkan berkas usulannya kepada Pemkab Pesawaran yang diterima Sekdakab Pesawaran Wildan didampingi Kadis Infikom Jayadi Yasa dan Kabag Satpol PP Syukur. (HBM)
-
