LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bakal menutup Rakernas I Partai NasDem 2025 di Hotel Claro, Jl AP Pettarani 3 Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Ahad (10/8/2025) siang.
Usai rangkaian maraton diawali penanaman 700 pohon produktif di bilangan Patallasang, Kabupaten Gowa, dipimpin Ketua Koordinator Pemenangan Pemilu NasDem Prananda Paloh dan Waketum Saan Mustopa demi gelorakan spirit NasDem Go Green dan upaya dorong kesadaran masyarakat atas pentingnya jaga lingkungan, lanjut Gala Dinner di Pantai Losari sambut 5.500 peserta dan tetamu, pada H-1 atau selumbari Kamis (7/8/2025) lalu.
Kemudian lanjut pembukaan Rakernas, Jumat (8/8/2025) mulai pukul 14.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan rapat-rapat pleno. Serta, sesi pleno dan sidang komisi-komisi terkait tugas-tugas kepartaian dan konsolidasi partai pada H-2 Rakernas, Sabtu (9/8/2025).
“Kemudian di tanggal 10 Agustus kita akan penutupan jam 12 siang. Ini adalah beberapa rangkaian agenda yang akan dilaksanakan,” tutur keterangan pers pra Rakernas, Ketua DPD NasDem Makassar cum Ketua DPRD Sulawesi Selatan, drg. Andi Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal karib Cicu, politisi cum dokter gigi cantik cerdas, selaku Wakil Ketua Panitia Pelaksana Rakernas.
Panitia pelaksana ujar Cicu, menyiapkan pula acara pendukung bertajuk NasDem Culinary menampilkan 25 booth makanan khas Sulsel di sekitar hotel, dan NasDem Expo dengan 38 booth DPW Provinsi memamerkan produk unggulan UMKM binaan masing-masing.
Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan, Rusdi Masse Mappassesu, Ketua Panitia Rakernas ini berterima kasih atas kepercayaan Surya Paloh, menunjuk provinsinya tuan rumah taja nasional partai pertama di luar Jawa itu.
"Selaku tuan rumah, Partai NasDem Sulawesi Selatan ucapkan selamat datang di Makassar. Ini persembahan DPW Nasdem Sulsel yang ditunjuk langsung Ketua Umum untuk pelaksanaan Rakernas di Kota Makassar,” pidato Rusdi, melaporkan peserta sebanyak 3.924 kader pengurus 38 DPW Provinsi dan 514 DPD Kabupaten/Kota se-Indonesia. Plus Fraksi DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota sekaligus peserta Bimtek Fraksi.
Adapun, Ketua Pengarah Rakernas Suyoto juga menggarisbawahi seberapa berdampak kiprah partai ditengah masyarakat sebagai program aksi, yang dikerucut-dipertajam di forum mimbar Rakernas bertema Kemandirian Berpikir Demi Kemajuan Bangsa ini.
"Paling utama adalah tekad kita bersama membangun dampak baik di tengah-tengah masyarakat. Itulah yang kami sebut sebagai program aksi Partai NasDem, yang terdiri dari tiga pilar utama," ujar Kang Yoto sapaan dia, bekas dua periode Bupati Bojonegoro ini.
Ketiganya: membangun kader yang berpikir sistem dan mampu menjadi pemimpin dalam ekosistem masing-masing; membentuk kelembagaan partai yang dinamis sebagai partai pembelajar; berorientasi penciptaan dampak baik bagi masyarakat luas.
Selain ajang refleksi dan proyeksi kerja partai, bahas laporan tahunan DPP plus rencana kerja konsolidasi arah gerak partai menuju sukses Pemilu 2029 dan Pilkada Serentak 2030/2032 mendatang, Rakernas juga jadi ajang NasDem perdalam dua aspek bahan pembelajaran internal materi Rakernas, yakni peta jalan kebangsaan yang disampaikan bos CT Corp, Chairul Tanjung dan peta elektoral oleh founder Indikator Politik Indonesia, Prof Burhanuddin Muhtadi.
Terdapat tiga komisi pembahas program: Komisi Kebijakan Publik, Komisi Organisasi, dan Komisi Pemenangan Pemilu 2029. Seluruh kader sekaligus peserta pleno, dibagi dalam ketiga komisi, semua aktif beri sumbangsih pemikiran. "Jadi ini jadi sarana konsolidasi, sarana belajar bersama, sarana melihat masa depan dengan cara lebih optimistis," ujar dia.
Surya Paloh, dalam pidato politik pembukaan Rakernas, kontan menegaskan kembali sikap partainya terhadap pemerintahan Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Kita ingin memberikan penegasan ulang kembali pada Rakernas ini, supporting kita pada pemerintahan Presiden Prabowo bukan hanya sekedar lip service. NasDem bakal totalitas dukung pemerintahan Prabowo."
"Rakernas angkat tema Kemandirian Berpikir untuk Kemajuan Bangsa. Ini memberikan penegasan bahwasanya yang dibutuhkan pemerintahan dalam menjalankan program strategis dibutuhkan dukungan yang sepenuh hati," ucap dia, dukungan diberikan dengan tetap berpegang pada fakta objektif, dan berikan kritik konstruktif ketika diperlukan.
Bagian lain pidatonya, ketum parpol nasional dirian 11 November 2011 ini mengingatkan para kadernya, bahwa partai politik tidak boleh hanya menikmati hak-hak prerogatif tanpa menunaikan kewajiban kepada rakyat.
"Partai politik memiliki beberapa banyak hak prerogatif yang tidak dimiliki oleh institusi institusi lain di luar partai politik. Kita bisa memilih Presiden, Bupati, Walikota, membuat Undang-Undang, bahkan termasuk yang terbaru soal KPK. Namun, kepemilikan hak prerogatif harus diimbangi dengan tanggung jawab," injeksinya.
Surya menjelaskan, di samping hak-hak yang dimiliki parpol, secara otomatis juga melekat kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi.
"Salah satu kewajiban utamanya adalah proses pendidikan politik yang terus berkelanjutan dari waktu ke waktu untuk membangun kesadaran publik," lugas Surya, institusi parpol harus mampu beri kontribusi lebih aktif, selalu hadir berikan keteladanan di tengah-tengah interaksi sosial masyarakat.
"Institusi partai politik ini mampu memberikan kontribusi yang lebih aktif, selalu hadir untuk memberikan keteladanan di tengah-tengah interaksi sosial di depan masyarakat," ujarnya.
Dari Lampung, delegasi peserta dipimpin oleh Ketua DPW setempat Herman HN didampingi sekretaris Fauzan Sibron, pengurus DPW dan 15 DPD Kabupaten/Kota, serta anggota Fraksi termasuk kader kepala daerah. Dari Sulsel, dimana NasDem berjaya, mereka turut salam sapa heroik khas sana: "Ewako!" (Muzzamil)
