LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Senior Partai Golkar Lampung Alzier Dianis Thabranie menanggapi bocoran Hanan A Rozak bakal jadi ketua dan Aprozi posisi sekretaris DPD I Golkar Lampung. "Baru rundingan, belum final," ujarnya.
“Sudahlah, baru rundingan saja antara Hanan-Aprozi,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah VII Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depidar-SOKSI) Lampung itu.
Mantan tiga periode Ketua Golkar Lampung ini menilai manuver keduanya tersebut agar suasana kondusif jelang Musda XI Golkar Lampung di Novotel, 31 Agustus 2025.
"Biar kondusif, belum final. Kita lihat saja perkembangannya nanti,” ujar calon ketua Golkar Lampung. Menururnya, sejarah Golkar mengajarkan satu hal: kesepakatan di meja rapat tak selalu selamat sampai podium musda.
Di partai berlambang pohon beringin ini, kejutan di detik terakhir bukan hal yang mustahil. Apakah paket Hanan–Aprozi akan benar-benar mulus menuju pelantikan? "Semua akan terjawab saat palu musda benar-benar diketukkan," tandas Alzier.
Dia menghubungi Helo Indonesia atas munculnya bocoran rundingan antara DPD II dan DPP Golkar Lampung atas kesepakatan Hanan jadi ketua dan Aprozi Alam sebagai sekretaris Partai Golkar Lampung periode 2025-2029.
Alzier mengingatkan DPP Partai Golkar agar berhati-hati dalam menentukan dan menetapkan ketua dan sekretaris partai karena tidak ada jaminan kedua anggota DPR-RI itu mampu mensejahterakan masyarakat atau akan membesarkan partai.
Dia malah khawatir partai hanya akan dijadikan tunggangan untuk kepentingan karir politik dan kepentingan pribadi. Pengalaman sebelumnya membuktikan ada yang baru masuk partai jadi ketua demi menjadi kepala daerah lalu tak mengurus partainya.
Akibatnya parah, partai tak terurus, tak ada peningkatan kursi legislatif, dan para calon kepala daerah dibiarkan berjuang sendiri dan banyak yang kalah. Hal ini seharusnya jadi pertimbangan DPP dan DPD II agar tak asal dukung.
Bocoran hasil pertemuan antara para ketua 15 DPD II Golkar se-Lampung dan DPP Golkar jelang Musda XI Golkar Lampung, Hanan A Rozal (65) sebagai ketua dan Aprozi Alam (55) sebagai sekretaris DPD I Partai Golkar Lampung.
Informasinya, mereka menyepakati pasangan Hanan-Aprozi yang akan dipilih lewat musda pada 31 Agustus 2025 untuk memimpin partai berlambang pohon beringin ini selama periode lima tahun ke depan (2025-2029).
Dikonfirmasi Ketua Komite pengarah (steering committee/SC Musda XI Golkar Lampung Erwin Eka Kurniawan mengatakan tak masuk dalam ruang pertemuan terbatas antara DPP dan DPD II di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (13/8/2025).
Dia mengaku desas-desusnya seperti itu. "Jika memang begitu, baguslah, keduanya hebat, masing-masing memiliki kekuatan, kader terbaik Partai Golkar Lampung," katanya. Dia berharap Partai Golkar Lampung makin solid dan besar di tangan keduanya. (HBM)
-
