Helo Indonesia

Sindir Prabowo, Monolog Butet Kartaredjasa Soal Menculik Dapat Dukungan: Omongannya Tidak Sembarangan

Winoto Anung - Nasional -> Politik
Minggu, 25 Juni 2023 23:57
    Bagikan  
 Butet Kartaredjasa
tangkapan layar

Butet Kartaredjasa - Seniman Butet Kartaredjasa saat menggelar monolog di hadapan massa PDIP yang merayakan Bulan Bung Karno. (Foto: tangkapan layar)

HELOINDONESIA.COM - Ada sejumlah dukungan terhadap monolog Butet Kartaredjasa di acara bulan Bung Karno di SUGBK, Sabtu 24 Juni, yang mengungkap kelak ada presiden yang hobinya menculik. Ini dinilai menyindir Prabowo.

Bagian tersebut memang banyak mendapat reaksi, terutama pihak yang mengecam terhadap aksi Butet Kartaredjasa yang mengucapkan kelak ada presiden yang hobinya menculik.

Bagian monolong Butet Kartaredjasa yang mengusik banyak orang dan tokoh itu adalah sebagai berikut: Jagoan Pak Jokowi rambutnya putih, gigih bekerja sampai jungkir balik. Hati seluruh rakyat Indonesia pasti akan sedih jika kelak ada presiden hobinya kok menculik.

Reaksi yang memberi dukungan terhadap monolog Butet Kartaredjasa itu, beragam alasannya, meski tidak mengatakan mendukung, namun terasa nuansa dukungannya.

Baca juga: Media Singapura Ungkap Arah Dukungan Presiden Jokowi untuk Pilpres 2024

Netizen Bernama Nikmatul sugiyarto (@Nikmatul_Sg) mengatakan bahwa monolog Butet Kartaredjasa itu keren. Tembakannya mengena ke tiga capres. “Keren abiez ini Mas Butet, satu tembakan ngena di hati 3 bacapres, chuaks,” tulis @Nikmatul_Sg.

“Di tengah lautan merah GBK, Mas Butet mengingatkan agar kita tidak salah pilih untuk masa dpan NKRI. Ganjar Pranowo jawaban yang tepat, tidak perlu duit banyak, karena gotong royong akan membuat kita menang,” lanjut @Nikmatul_Sg.

“Sindiran Butet ini tepat mengena ke jantung lawan. Makanya banyak yang kebakaran jenggot,” tulis netizen @MurtadhaOne1.

“Mas Butet kalo ngomong jangan terlalu jujur donk, yakin gak takut diserang pasukan kadal dan pasukan macan,” tulis netizen kesit ???????? @kesittt.

Baca juga: Ritual Ibadan Haji Terbesar dalam Sejarah Sudah Dimulai di Tanah Suci Makkah

Sedangkan warganet Kikiyaa (@KikiDaliyo) mengatakan bahwa omongan Butet Kartaredjasa tidak sembarangan, Karena realitasnya memang insiden culik-menculik pernah terjadi. Konon katanya katanya, puncak dari peristiwa itu di tahun 1998.

“Kalau masih rada bingung, mending tanya deh sama Om Wowo. Karena dia kan orang militeer yang sudah berjuang sedari Era Orba. Siapa tahu beliau lebih mudeng,” tulis Kikiyaa @KikiDaliyo.

Satu lagi netizen yang bernada memberi dukungan kepada Butet Kartaredjasa adalah netizen dengan akun @MinmonPS7. Menurutnya, Butet dibutuhkan. Politik selalu butuh orang=orang seperti Butet itu.

“Kalean, kok heran. Biasa saja. Politik itu selalu butuh orang orang seperti Butet itu untuk menyampaikan apa yang tak bisa disampaikan politisi terhadap rivalnya. Justru kita dapat membaca sikap politik PDIP dari monolog Butet,” tulis netizen @MinmonPS7. (*)

(Winoto Anung)