LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ---- Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dr Jazilul Fawaid dalam pidato politiknya pada taja Pengukuhan Pengurus DPW PKB Lampung 2026–2031, Orientasi Politik, dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) I PKB Lampung 2026 di Hotel Grand Mercure, Bandarlampung, Minggu (8/2/2026), menegaskan politik PKB adalah politik melayani. Pengurus PKB harus memberi solusi di tengah masyarakat.
Jazilul menegaskan itu saat menebalkan komitmen politik PKB mendukung penuh pemerintahan Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto, dengan tetap senantiasa junjung tinggi etika politik dan politik yang melayani rakyat.
"Pengurus itu ngurusi, bukan (nya malah) jadi urusan. Menang (Pemilu dan Pilkada) itu penting (termasuk bagi PKB), akan tetapi harus dengan akhlakul karimah agar membawa maslahat bagi rakyat," tegas Ketua Fraksi PKB DPR 2024–2029 ini menggarisbawahi pentingnya akhlak dan etika dalam berpolitik bagi seluruh kader partai.
Selain menutup arahan politiknya dengan satu kutipan Jalaluddin Rumi tentang cinta dan pengabdian kepada rakyat, Jazilul Fawaid yang hadir mewakili Ketua Umum yang juga Menko Pemberdayaan Masyarakat, Dr Ahmad Muhaimin Iskandar alias Cak Imin alias Gus Imin alias Gus Muhaimin, tak lupa pula menyampaikan salam cinta dari sang Ketua Umum kepada seluruh kader Lampung.
Jazilul Fawaid hadir fisik pada agenda akbar perdana kepemimpinan periode ketiga sang nahkoda, Ketua DPW PKB Lampung Chusnunia Chalim karib Nunik, yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan Shalawat Nabi, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PKB, baru kemudian acara inti pengukuhan.
Sebelum Jazilul naik mimbar, Ahmad Fauzi dari DPP PKB membacakan SK Penetapan Pengurus DPW PKB Lampung 2026–2031 total 40 personil pengurus harian, Sekretaris DPW Maulida Zauroh bacakan SK Pengukuhan 30 Pengurus Biro DPW PKB Lampung periode senada, total 90 personil.
Lalu, giliran Nunik yang juga dua setengah periode anggota DPR/MPR 2009–2016, Bupati Lampung Timur 2016–2018, Wakil Gubernur Lampung 2019–2023 dan kini anggota DPR/MPR 2024–2029 dapil Lampung II cum Wakil Ketua Komisi VII DPR ini mengukuhkan total pengurus baru itu. Termasuk di dalamnya, 120 "pasukan lebah Lampung". Nunik yang mengukuhkan?
Ya, sebab dirinya bersama sekretaris dan bendahara DPW notabene telah dilantik dikukuhkan sebelumnya serentak bareng unsur KSB DPW PKB Provinsi se-Tanah Air oleh Gus Muhaimin di Hotel Movenpick, Pecenongan VII, Kebon Kelapa, Gambir Jakarta Pusat, 3 Februari 2026 lalu.
Kata "muhasabah", proses introspeksi diri atau evaluasi menyeluruh terhadap perbuatan, sikap, niat, pikiran sendiri, baik pun buruk, untuk kemudian perbaiki diri agar menjadi lebih baik, sesuai tuntunan agama (Islam) dan akal sehat; turut menggema Ballroom Grand Mercure, Nunik gunakan dalam penggalan pidato politik perdananyi.
Ia bilang, dirinyi menerima amanah jadi orang nomor satu di PKB Lampung ini dengan rasa syukur sekaligus muhasabah.
Seturut Jazilul, Nunik jua mengintensi pentingnya PKB hadir di tengah rakyat. Ia juga bilang kabinet gemuknya ini lintas aktor lintas sektor. “Kepengurusan kali ini kita gandeng sebanyak mungkin kalangan. Agar PKB hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat musim kampanye. Pendidikan, kesehatan, pertanian, pangan, jadi fokus bersama,” kata ia.
Tak cuma 'omon-omon', kesempatan itu ia jua menyerahkan bantuan dana program kaderisasi ke jajaran 15 DPC PKB Kabupaten/Kota se-Lampung masing-masing antara Rp100 juta hingga Rp200 juta sesuai luasan bentang wilayah dan kepadatan penduduk. Total sebesar Rp1,7 miliar.
Soal kabinet gemuk, mengibaratkannya seperti “Pasukan Lebah” yang siap bekerja kolektif menangkan Pemilu 2029
—Nunik terang-terangan itu bagian ikhtiar politik partainya menarget PKB Lampung mampu keluar sebagai pemenang atau minimal kedua di Pemilu kelak. “Target kami juara satu atau paling tidak runner-up di 2029," lugas ia, dengan SDM pengurus mumpuni, disiplin tinggi, semangat kebersamaan, optimis raihan suara PKB di Lampung akan melonjak tajam.
Ihwal struktur Biro dibentuk —dari pertanian, peternakan, perikanan, hingga kesehatan; itu ujar Nunik, dirancang agar kader PKB mampu tunai mandat, yang mengharuskannya mampu mengadvokasi hal-hal yang dibutuhkan masyarakat. Untuk bersinergi dengan program pemerintah terutama dalam mewujudkan swasembada pangan.
“Bidang pertanian dan perikanan kita misal, akan berjuang berdaya bersama masyarakat untuk swasembada pangan,” lugas pemecah rekor bupati dan wakil gubernur perempuan pertama dalam sejarah elektoral Pilkada di Lampung ini.
Sesuai taklimat ketua pelaksana, Rolland Nurfa, Ketua DKW Garda Bangsa Lampung cum aleg DPRD Bandarlampung ini sebelumnya, selain lengkap hadir, seluruh KSB 15 DPC dan anggota Fraksi PKB se-Lampung.
Sesuai undangan, di barisan tetamu selain Jazilul Fawaid, hadir Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wagub Lampung Jihan Nurlela Chalim, kader PKB cum Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, anggota FPKB DPR/MPR dapil Lampung I Dr M Kadafi, Ketua KPU Lampung Erwan Bustami, Ketua Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar, Ketua Komisi Informasi Lampung Erizal, serta utusan Forkopimda Lampung Plus lainnya.
Jua hadir, para pimpinan parpol provinsi, ormas keagamaan NU dan Persyarikatan Muhammadiyah serta LDII Lampung, OKP, organ kemahasiswaan intra ekstra kampus, tokoh adat/masyarakat adat, tokoh perempuan, dan awak media.
Adapun dalam kesempatan berpidato, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal selain khatur ucap selamat, sekaligus ajak seluruh elemen masyarakat Lampung termasuk kalangan parpol termasuk PKB untuk berkolaborasi, bergandengan tangan membangun daerah. Iyay Mirza mengintensi ini.
Apa pasal? Tantangan pembangunan daerah provinsi 9,5 juta jiwa penduduk ini membutuhkan keberanian, kreativitas serta keberpihakan politik kuat pada kepentingan rakyat.
Gubernur ke-11 cum Ketua Partai Gerindra Lampung ini jua menyoroti sejumlah PR provinsi ini, antara lain terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung notabene masih terendah di Sumatra. "Potensi sektor riil kita mencapai Rp150 triliun, tetapi yang mampu dihilirisasi baru sekitar Rp40 triliun. Ini membutuhkan kreativitas dan keputusan politik yang berpihak kepada masyarakat Lampung," tutur gubernur melugaskan.
Sementara terpisah, Ketua Bawaslu Lampung Iskardo P. Panggar mendaulat kehadirannya pada pengukuhan ini, bagian upaya memperkuat komunikasi kelembagaan dengan parpol guna menjaga kualitas demokrasi Lampung.
Bawaslu komit untuk terus bangun sinergi dengan seluruh parpol di Lampung, termasuk dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat dan jurdil. "Kami berharap pengurus PKB Lampung yang baru dapat terus berkontribusi positif dalam menjaga stabilitas politik dan meningkatkan kualitas partisipasi politik rakyat," ujar Iskardo. (Muzzamil)
