LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Anggota DPD RI, Bustami Zainudin, menyambangi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo, Senin (2/3/2026). Mantan Bupati Way Kanan sekaligus mantan Wakil Ketua PDI Perjuangan Lampung itu mengaku pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi, membahas pembangunan, sekaligus menyampaikan minatnya untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Saat ditanya wartawan usai pertemuan apakah keinginannya bergabung dengan PSI dipengaruhi oleh “efek Jokowi”, Bustami membantah anggapan tersebut. Ia menegaskan, pilihannya murni didasari oleh keinginannya berbagi pengalaman dan idealisme politik.
Bustami yang baru-baru ini diperiksa Kejaksaan Tinggi Lampung terkait dugaan mafia lahan register di Kabupaten Way Kanan itu mengatakan, pengalamannya di berbagai partai politik menjadi bekal untuk menularkan nilai-nilai idealisme kepada generasi muda di PSI.
“Untuk sementara, karena saya masih menjadi anggota DPD RI, posisi saya saat ini baru sebagai simpatisan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dirinya ingin menjadi bagian dari semangat anak-anak muda dalam membangun PSI agar ke depan menjadi partai yang lebih matang secara ideologis dan organisatoris.
“Kita juga ingin menjadi bagian dari semangat anak-anak muda, bagaimana membangun PSI,” tegasnya. Bustami yang juga pernah berkiprah di Partai Golkar mengaku merasakan langsung dampak kepemimpinan Jokowi selama 10 tahun terakhir.
Menurutnya, masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal merasakan perubahan signifikan ke arah yang lebih baik. Dalam pertemuan tersebut, Bustami juga berdiskusi dengan Jokowi mengenai arah pembangunan ke depan.
Ia mengaku memiliki kesamaan pandangan dengan Jokowi, terutama soal konsistensi kepemimpinan dan keberlanjutan pembangunan nasional. (HBM)
