JAKARTA, HELOINDONESIA.COM ? Lembaga survei SMRC (Saiful Mujani Research Consulting), merilis hasil survei terbaru tentang elektabilitas partai politik. Dari hasil survei SMRC terlihat ada tiga parpol yang memperoleh elektabilitas di atas 10 Persen.
Sedangkan tiga parpol yang tergabung dalam Koalisi Perubahan pendukung Anies baswedan berada di kisaran 5- 7 persen. Yang menarik, Partai Golkar melorot ke urutan keempat dengan perolehan elektabilitas 9,1 persen. Golkar disalip PKB yang mencapai 10,3%, mengungguli Partai Golkar.
Dalam surveri terbaru SMRC itu, PKB naik ke papan atas bersama PDIP dan Gerindra. PDIP memimpin dengan 23 persen, Gerindra 14,1 persen.
Sementara itu, tiga parpol dari Koalisi Perubahan pendukung Anies, menurut survei SMRC hasilnya sebagai berikut, Partai Nasdem memperoleh 7 persen, Demokrat mendapat 5,9 persen, dan PKS 5,7 persen.
Selebihnya, PPP memperoleh 2,4 persen, PAN 1,9 persen, Perindo 1,7, dan PSI 1,1 persen. Sementara partai-partai lain mendapatkan suara di bawah 1persen.
"Masih ada yang belum tahu atau tidak menjawab 15,3 persen," ujar Direktur Riset SMRC Deni Irvani dalam paparan hasil survei bertajuk ?Trend Elektabilitas Partai?, Minggu (19/3/2023).
Deni melanjutkan bahwa tetap terbuka kemungkinan perubahan perolehan suara masing-masing partai. Hal ini disebabkan oleh masih tingginya publik yang belum menentukan pilihan, yakni 15,3%.
?Setiap partai masih punya peluang menaikkan dukungan karena masih ada sekitar 15,3% pemilih yang belum menentukan pilihan,? jelasnya.
Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu sekaligus Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid, pada , Senin (20/3/2023), mengatakan bahwa tidak terlalu terkejut melihat hasil survei yang menempatkan PKB di posisi tiga besar atau partai papan atas.
"Ya kami sangat mengapresiasi hasil survei ini sebagai salah satu indikator atau potret kondisi partai politik saat ini, setahun menjelang pemilu. Kami bersyukur karena PKB berada di daftar partai papan atas,? kata Jazilul tentang hasil survei SMRC.
? Tapi sebenarnya kami tidak terlalu kaget dengan tren ini karena hasil beberapa hasil survei sebelumnya elektabilitas PKB juga mengalami tren peningkatan. Bahkan, survei internal kami sudah berada di posisi dua besar," kata Jazilul Fawaid.
Jazilul Fawaid mengatakan, tren positif elektabilitas PKB ini menunjukkan bahwa kecintaan publik terhadap PKB cukup bagus. Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa kerja-kerja politik yang dilakukan jajaran pengurus dan kader PKB di semua tingkatan mulai Ranting, PAC, DPC, DPW dan DPP membuahkan hasil.
"Hasil survei terbaru SMRC ini tentu memberikan suntikan semangat bagi kami untuk terus bekerja keras sehingga PKB bisa mencapai target menang tiga P yakni menang Pilpres, Pileg dan Pilkada," tuturnya.
Survei SMRC ini dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 2-11 Maret 2023. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1220 responden. (*)
(A Winoto)
