Helo Indonesia

Kritikus: PSI Digiring Usung Prabowo, Tegaskan Jokowi Si Petugas Partai Ledek Megawati dan PDIP

Winoto Anung - Nasional -> Politik
Jumat, 11 Agustus 2023 10:00
    Bagikan  
Jokowi, Megawati
Ist

Jokowi, Megawati - Presiden Jokowi dan Megawati Soekarnoputri saat deklarasi pengumuman Ganjar Pranowo jadi capres, di Batutulis, Bogor, April 2023. (foto/ ist)

HELOINDONESIA.COM - Ada politisi yang menyebut keahlian Partai Solidaritas Indonesia atau PSI itu hanya ada dua, yakni mnyerang dan menjadi benalu. Ini sarkasme. Tapi kalau yang pertama soal menyerang, banyak yang bisa melihat.

Dulu waktu Anies Baswedan masih menjadi Gubernur DKI Jakarta, adalah sasara serang utama PSI. saking getolnya menyerang Anies, sampai-sampai PSI ada yang menyebut Partai Sekitar Ibu Kota.

Kini Anies sudah tidak menjabat. Sasaran jadi seolah hilang. Entah may menyerang siapa. Dan kini kritikus Faizal Assegaf menyebutnya kawanan politisi milenial bermental benalu di PSI, terpaksa telan paku.

Menurut dia, kemesraan Gerindra dan Jokowi membuat partai gurem PSI yang setia pada Istana, digiring mengusung Prabowo Subianto Capres.

Baca juga: Demokrat Lempar Isu Surya Paloh Didorong Jadi Cawapres Anies, Netizen: di Bawah Sudah Solid, Kalian Jangan Gaduh

Selain Jokowi, lanjut dia, secara sama-samar ada peran Gibran di balik manuver PSI. Kongkalikong itu sudah pasti bikin Megawati, Ganjar dan PDIP tambah sakit hati. Petugas partai tega berkhianat.

"Menariknya, dukungan PSI pada Prabowo muncul di tengah ramainya pro-kontra gugatan di Mahkamah Konstitusi. Soal batas usia Capres dan Cawapres. Nama Gibran jadi sorotan dari hajat tersebut," tulis Faisal Assegaf.

Jumlah suara PSI tidak signifikan. Namun mereka merasa pede dan kepala besar lantaran kedekatan spesial dengan Jokowi. Tak hanya itu, PSI, Gibran dan Kaesang punya ikatan kuat.

Baca juga: Di Tuban, Wapres Tegaskan, Warga NU Wajib Bersiap Siaga Hadapi Bahaya yang Akan Datang

Ibarat anjing jinak yang setia di emperan Istana. Lucu dan noraknya PSI tergantung majikan. Tak heran, bila Jokowi terkesan melempar tulang pada Prabowo, anjing-anjing itu ikut berebutan.

Tak ada visi dan misi, yang penting menggonggong sekaras-kerasnya mendukung Prabowo. Politik peranjingan paling memalukan. Semakin panjang lidah, semakin setia pada belas kasih majikan.

Gambaran itu tak perlu gusar, apalagi datang ke kantor polisi untuk mengadukan saya. Majas tersebut untuk menjelaskan betapa tololnya politisi milenial PSI dari Pilpres ke Pilpres.

Baca juga: Ade Armando Unggah Meme Petinggi PSI Difitnah Punya Istri Muda Orang Dekat Cendana, Kok Geisz Chalifah Menyambar

Kembali ke soal Gibran, ada sinyal kuat PSI mendukung Prabowo untuk memuluskan upaya terselubung putera presiden jadi Cawapres. Silakan saja, suka-suka kalianlah!

Monggo berdansa dengan Prabowo, publik tak peduli dengan lakon politik nakal dan binal. Hanya saja, sikap PSI seolah menegaskan Jokowi selaku petugas partai mengejek Megawati dan PDIP. Sungguh terlalu! (**)

(Winoto Anung)