TKN Prabowo-Gibran Mengaku Program Makan Siang Gratis Direspon Positif oleh Masyarakat

Rabu, 3 Januari 2024 19:50
Konferensi pers TKN Prabowo-Gibran (Foto screenshot video streaming/Helo) Konferensi pers TKN Prabowo-Gibran (Foto screensho

HELOINDONESIA.COM - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Hamdan Hamedan mengatakan, program makan siang gratis yang diusung oleh kubunya menarik perhatian dan komentar dari berbagai pihak.

Hamdan mengaku program makan siang gratis yang kerap disindir oleh pasangan calon lain ini mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat.

Menurut Hamdan, program makan siang gratis ini bukan hanya diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia karena manfaatnya langsung yang dirasakan, tetapi juga karena familiaritas dan sejarah panjang dalam mendukung kesejahteraan dan nutrisi anak-anak.

Dia menegaskan, program makan siang gratis ini bukanlah konsep baru di Indonesia maupun dunia.

Baca juga: Pendapatan Daerah dari Sektor Pajak di Kendal Lampaui Target hingga 110,97 Persen

"Tak hanya karena manfaat langsung yang dirasakan, namun juga karena familiaritas dan sejarah panjang program tersebut dalam mendukung kesejahteraan dan nutrisi anak-anak. Dan ini tidak hanya di Indonesia," ujar Hamdan dalam keterangannya, Rabu (3/1/2024).

Hamdan mengatakan, sejarah program makan siang gratis di Indonesia dapat ditelusuri kembali ke tahun 1997 hingga 2000.

Saat itu, kata Hamdan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjalankan Program Pemberian Makan Tambahan Anak Sekolah yang menjangkau 2,3 juta siswa di luar Jawa dan Bali.

Dalam konteks pesantren, program bantuan makanan telah dijalankan sejak puluhan hingga ratusan tahun oleh para kiai atau nyai di pesantren.

Oleh sebab itu, sejarah tersebut menunjukkan bahwa konsep pemberian makan gratis di institusi pendidikan telah lama berakar dalam tradisi dan praktik pendidikan di Indonesia.

Hamdan menyebut program makan siang gratis bukan hanya dilakukan di Indonesia, melainkan sudah dilakukan di berbagai negara lain di dunia.

Baca juga: Ingatkan Pentingnya Bonus Demografi, Presiden Jokowi: Pemimpin Tahun 2024, 2029, dan 2034 Jadi Penentu Indonesia

"Program makan siang gratis telah membantu lebih dari 418 juta siswa secara global, setidaknya di 76 negara. Dan juga telah menciptakan 4 juta pekerjaan," kata dia.

Hamdan menekankan, data tersebut menandakan bahwa program makan siang gratis memiliki dampak sosial dan ekonomi yang luas.

Melihat sejarah dan data tersebut, Hamdan menyampaikan optimisme bahwa program makan siang gratis yang diusulkan oleh Prabowo dan Gibran akan mendapatkan dukungan kuat dari masyarakat Indonesia.

Berita Terkini