Tim Satgas Bandarlampung Tinjau Pelebaran Sungai Way Balau yang Sempat Terhenti

Senin, 15 Juni 2026 12:32
Tim Satuan Tugas (Satgas) Kota Bandar Lampung turun langsung meninjau lokasi proyek pelebaran Sungai Way Balau yang sempat terhenti

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM ----Tim Satuan Tugas (Satgas) Kota Bandar Lampung turun langsung meninjau lokasi proyek pelebaran Sungai Way Balau yang sempat terhenti karena terkendala perizinan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung, Dedi Sutioso didamping Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Antony Irawan, Camat Kedaton Heliansyah mengatakan bahwa Sungai Way Balau yang sebelumnya memiliki lebar sekitar tiga meter telah diperlebar oleh pihak Mall MBK menjadi delapan meter.

Namun, menurutnya, proses pelebaran sungai tersebut harus terlebih dahulu memperoleh izin dari pihak BBWS Mesuji Sekampung.

"Kami dari Pemerintah Kota Bandar Lampung mendukung inisiatif pihak MBK yang ingin melebarkan Sungai Way Balau. Apalagi masih ada pekerjaan talud yang belum rampung dan perlu dirapikan. Ini sesuai instruksi Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana yang sangat merespons positif keterlibatan pihak swasta dalam membantu pemerintah memperlancar aliran sungai," ujar Dedi,Senin.( 25/6/2026).dilokasi pengerjaan pelebaran Sungai Way Balau Teuku Umar.

Sementara itu, Manajemen Mall MBK, Jimi, membenarkan bahwa pengerjaan pelebaran sungai sempat dihentikan karena menunggu proses perizinan dari BBWS Mesuji Sekampung.Meski demikian, ia memastikan bahwa pembangunan jembatan beton di lokasi tersebut telah mengantongi izin resmi dari pihak balai.

"Jadi sebenarnya tidak ada lagi persoalan terkait izin jembatan. Untuk pelebaran sungai, kami tetap mengikuti aturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh BBWS Mesuji Sekampung," kata Jimi.

Pemerintah Kota Bandarlampung berharap proses perizinan dapat segera diselesaikan sehingga pekerjaan pelebaran Sungai Way Balau dapat dilanjutkan dan memberikan manfaat dalam mengurangi potensi banjir serta memperlancar aliran air di kawasan tersebut.( Hajim).

Berita Terkini