Pecah, Konser Salam Metal 03 Ganjar-Mahfud Menang Total

Sabtu, 3 Februari 2024 22:18
Konser 03 (Foto Ist) Helo Lampung

LAMPUNG, HELOLAMPUNG -- Seiring pengumuman pewara, konser gratis tanpa gelang ID, Hajatan Rakyat "Konser Salam M3tal 3 Menang Total: Suara Rakyat, Hati Rakyat" di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, dengan unjuk performansi utama Slank, didukung tiga ratusan selebritas Tanah Air, berakhir sukses dan damai pukul 18.03 WIB, pada Sabtu 3 Februari 2024.

Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Muhammad Arsjad Rasyid Prabu Mangkuningrat tenar Arsjad Rasyid, dengan didampingi Sekretaris TPN Ganjar-Mahfud Hasto Kristiyanto, menyebut Konser Salam M3tal 03 Menang Total ini bagian rangkaian agenda Hajatan Rakyat, yakni momen krusial untuk membangkitkan semangat kebersamaan dan semangat gotong royong untuk melangkah bersama menuju era baru Indonesia yang lebih baik.

Gerakan ratusan ribu rakyat lintas aktor lintas sektor lintas profesi ini terdiri atas unsur buruh/pekerja, petani dan rakyat pedesaan, nelayan dan warga maritim, masyarakat adat dan hukum adat, pelaku usaha ultramikro minimikro dan usaha mikro kecil menengah, rakyat miskin perkotaan, gerakan perempuan, kaum penyandang disabilitas, seniman, budayawan, guru, akademisi/kalangan intelektual, pemuka agama, rohaniwan, masyarakat sipil, pegiat demokrasi, politisi, pengusaha, pekerja pers dan media massa, purnawirawan TNI-Polri, tokoh nasional, dan entitas lainnya.

Arsjad Rasyid hadir bersama empat ketua umum DPP parpol pengusul cum Dewan Pengarah TPN Ganjar-Mahfud, yakni Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum DPP PPP Mardiono, Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesudibjo.

Juga, Ketua Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud Puan Maharani, Ketua Dewan Pakar TPN Ganjar-Mahfud Sandiaga Salahuddin Uno, serta 755 unsur TPN Ganjar-Mahfud lainnya, TPD Ganjar-Mahfud tiga provinsi (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat), Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) Ganjar-Mahfud, dan lainnya.

Ratusan ribu: ada yang menyebut hingga 285 ribu massa kader pengurus, anggota partai politik pengusul (PDI Perjuangan, PPP, Partai Hanura, dan Partai Perindo), relawan dari 2.571 organ relawan terverifikasi, serta simpatisan pendukung capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar-Mahfud, terutama dari tiga provinsi target mobilisasi: DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, tumpah ruah lumayan memerindingkan bulu kuduk dilihat dari rekaman video drone gerak lambat. Karuan, 77.193 kursi kapasitas stadion ludes terisi.

Kepolisian Republik Indonesia (Polri), institusi keamanan negara, melalui Polda Metro Jaya, "menerjunkan setotal 2.579 petugas gabungan personel pengamanan," rilis Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ade Ary Syam, Sabtu.

Konser enam jam, open gate pukul 12.03 WIB berlagu pembuka Ojo Dibandingke ini, dibaliknya ada booth banjir pengantri, sedia 5 ribu cup kopi gratis Ganjar-Mahfud, ada penonton pria area lapangan bawa baju kaos bertuliskan satire "tempat penculik di penjara, bukan di Istana".

Ada 10 ribu kentongan, atau sebutan lain kentungan, thethekan (Jawa), jidor, kulkul (Bali): bunyi-bunyian asal dari bambu atau kayu berongga yang dibunyikan/dipukul untuk menyatakan tanda bahaya/tanda waktu atau mengumpulkan massa, yang dipukul bersamaan dipimpin Megawati Soekarnoputri, simbolisasi kewaspadaan rakyat terhadap potensi, peluang, dan malapraktik kecurangan Pemilu 2024.

Berpidato, "Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini saya mengajak seluruh rakyat Indonesia di mana pun berada untuk mewujudkan Pemilihan Umum 2024 yang demokratis, jujur, adil, dan bermartabat," ujar Mega diikuti hadirin.

"Dan sebagai bentuk kewaspadaan kita guna melawan bentuk money politics dan intimidasi, marilah. Jadi Ibu sudah suruh bikin kentongan, marilah kita secara simbolis serentak memukul 10 ribu kentongan untuk meningkatkan kewaspadaan nasional kita, untuk negara kita ini tetap berdaulat dan merdeka," Mega mengimbukan, meminta pendukung paslon 03 untuk bersama meyakini Ganjar-Mahfud akan mendulang kemenangan Pemilu 2024.

Presiden ke-5 ini minta pendukung Ganjar-Mahfud tak takut dengan adanya intimidasi.
"Jadi kalau kamu janji satu putaran ya satu putaran loh, kalau umpamanya 'Bu ndak bisa satu putaran bu, karena diintimidasi Bu' udah jangan jadi anggota PDI Perjuangan. Karena namanya anak buah saya kayak banteng ketaton (ngamuk, red)," ujarnya.

"Lah sekarang pertanyaan terakhir saya, kalau belum jadi presiden udah intimidasi rakyat, udah pake uang negara, pemimpin yang bener apa gak, apa bagus apa nggak? Kurang keras, artinya masih ragu-ragu. Coba, mau pilih pemimpin yang kaya gitu gak? eh coba yang keras tidak sampai di sininya mau meledak, ini Ibu yang tua saja bisa, tidak!" pekik Mega, mewanti seorang pemimpin tak boleh mengintimidasi rakyat, dan mewanti rakyat tak memilih pemimpin yang justru mengintimidasi rakyatnya.

Lalu, ada "pertempuran" sesama banteng: ratusan ribu massa termasuk kader banteng moncong putih, berbalapan masuk area lapangan arena konser, dengan satu patung banteng unik ngejreng seharga Rp45 juta sumbangsih caleg DPRD Jakarta Barat dapil Jakbar X dari PDI Perjuangan Jully Tjindrawan yang dibawa kurirnya Akik, dipesan khusus sebulan lalu dari Surabaya.

Si patung selain disebut oleh timses Jully: Lukman, "obat rasa dalam kampanye", tak ayal jadi sasaran swafoto. "Ganjar-Mahfud, menang, menang, menang!" pekik warga abadikan momen langka bareng si banteng.

Dari Partai Perindo, ada 50 pelaku UMKM kuliner ketiban rezeki berkat bantuan 50 Gerobak Perindo, berjualan luar stadion.

Dari Jawa Tengah, provinsi kampung halaman capres berambut putih sat set Ganjar Pranowo, ada 3.978 bus penumpang yang memberangkatkan massa ke GBK.

Ada dari Lampung, tiga kader militan PDI Perjuangan sejak masih bernama PDI Pro Mega, rela jadi motoris 2x24 jam naik motor Lampung-GBK pp demi bisa ikut merasakan aura 'kemenangan' Ganjar-Mahfud. Mereka yakni Emil M3tal, Herman Coy Suari, Teddy Sutedi, berikut istrinya masing-masing. Dan juga Mai Sumarna, kader lainnya.

Ada momen gidikkan kuduk diciptakan oleh selebritas Vicky Prasetyo, caleg DPR dapil Depok-Bekasi dari Partai Perindo yang bak sadar histeria massa hingga dia pun tak sia kesempatan kala disorongkan mikrofon panggung utama, oleh Denny P-Project salah satu pewara, sesaat akan tampil bareng sejawat artis pro Ganjar-Mahfud tergabung Extravaganjar featuring Puan Maharani, lantunkan lagu Kebyar-Kebyar.

"Janganlah kalian berdiri di depanku, karena kalian bukan pemimpinku. Dan jangan kalian berdiri di belakangku, karena kalian juga bukan pengikutku. Berdirilah di sisi dan di sebelahku, karena kita bersama Ganjar-Mahfud, saudara-saudara...!" pekik Vicky berapi-api, disambut sorai riuh tak putus sekian menit hingga luar stadion utama!
(Muzzamil)

 - 

Berita Terkini