Pertemuan Puan dan AHY Berlangsung di GBK, Sepakat Pemilu 2024 Damai untuk Pestanya Rakyat

Minggu, 18 Juni 2023 13:14
Pertemuan Ketua DPPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat AHY, berlangsung di Hutan kota, GBK, Senayan, Jakarta, Minggu 18 Juni. (Foto: Facebook/tangkapan layar) tangkapan layar

HELOINDONESIA.COM - Pertemuan tokoh politik Puan Maharani dan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) berhasil terlaksana di  Hutan Kota, Komplek Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu 18 Juni 2023.

Puan Maharani dalam hal ini dalam kapasitas sebgai Ketua DPP PDIP, sedangkan AHY selaku Ketua Umum Partai Demokrat.

AHY yang hadir lebih dulu disertai jajaran pimpinan partai Demokrat, yang kemudian bertemu dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan jajaran sekitar pukul 08.00 WIB.

Keduanya bertemu selama satu jam lebih, diiringi santap bubur di ruang Nusantara. Dilanjutkan dengan jumpa pers yang dipandu oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Baca juga: Pelatih Kroasia Sebut Timnya Kekuatan Super, Rodri Siap Bawa Spanyol Sebagai Pemenang

AHY yang diberi kesempatan bicara lebih duluan mengungkapkan, ternyata Puan Maharani oleh raga jalan kakinya sangat serius, sejauh 7 km, sedangkan dirinya sekitar 3 km.

“Mbak Puan hari ini jalannya lebih panjang dari saya, 7 km. Kalau saya 3 km. Ini menunjukkan suasana pagi yang cerah ini tetap bisa bersilaturahimi,” kata AHY.

Pertemuan Ketua DPPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat AHY, berlangsung di Hutan kota, GBK, Senayan, Jakarta, Minggu 18 Juni. Puan dan AHY berfoto berdama jajaran pipimnan kedua parpol. (Foto: Facebook/tangkapan layar)

Ia menceritakan, telah bertemu berdua sambil makan bubur dan berbagi gagasan. AHY menyambut gembira pertemuan ini, sebab dalam dua decade komunikasi kedua partai belum bisa dseperti yang diharapkan.

“PDIP dan Demokrat ini punya pengalaman yang sama, jadi the rulling party dan oposisi. Paripurna. Mungkin tidak banyak yang seperti ini. Namun dalam dua dekade belum bisa komunikasi seperti yang kita harapkan,” ujarnya sambil mengatakan, tentunya dia tidak ingin membahas masa lalu.

Baca juga: Air Terjun di Wisata Alam Grojogan Sewu Tawangmangu Cocok untuk Liburan Keluarga Diakhir Pekan

Kini dengan pertemuan itu, lanjut AHY, meski berbeda posisi tapi persahabatan mereka berdua tetap baik, dan bisa berbicara untuk ke depannya.

“Hadirnya kita berdua menjadi oase, bahwa politik itu menempatkan seseorang atau partai pada posisi dan sikap berbeda, tapi persahabatan kami berdua, mbak Puan dan kami, selama ini berhubungan baik dengan kami sekeluarga,” ujarnya.

Ia berharap, mudahan-mudahan menjadi bentuk yang baik bahwa segala sesuatunya bisa kita carikan solusinya, dibicarakan, meski belum selalu pasti dalam posisi dan sikap yang sama.

“Tapi politik rekonsiliasi semacam ini sangat dibutuhkan dinantikan bangsa Indonesia. Masa depan adalah milik kita, generasi muda, Mbak Puan politisi perempuan yang hebat lengkap rekam jejaknya, baik di parlemen dan pemerintahan,” tutur AHY.

Baca juga: Hasto: Pertemuan Puan dan AHY Digelar Minggu Pagi Besok di GBK Senayan

“Silaturahmi tentu tidak hanya membicarakan politik praktis politik Pemilu 2024, tetapi lebih banyak lagi tetapi banyak lagi isu kebangsaan isu rakyat, yang kita rajut bersama,” ungkapnya.

AHY menyatakan, dari pertemuan tersebut sepakat, Pemilu 2024 berlangsung damai, Pemilu gembira, menjadi pestanya rakyat.

Puan Maharani

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan, pertemuan empat mata antara dirinya dan AHY berlangdsung sangat akrab, bahkan layaknyaknya kakak dan adik.

“Tadi pertemuannya satu jam lebih, nggak terasa, kalau nggak ingat waktu pengin terus ngobrol. Ternyata banyak sekali yang bisa diomongin, bisa seperti kakak adik. Tadi Mas AHY bilang, mbak saya boleh ya menganggap mbak seperti kakaknya, saya bilang, Ya iya dong. Kalau ngobrolnya Ketua Umum Demokrat dan ketua DPR, ngomongnya nggak  satu jam lebih, paling 20 menit,” ujar Puan.

Baca juga: Laskar Lampung Bereaksi Keras Atas Aksi Premanisme di Cafe Remang PKOR WH

Puan sempat menceritaka, saat dirinya berangkat dari rumah sudah banyak wartawan, dan mengikuti dirinya berjalan kaki ke Senayan. Para wartawan tidak percaya kalau dirinya jalan kaki ke Senayan.

“Tadi waktu saya jalan dari rumah di Kuningan, Jalan Denpasar, banyak wartawan yang ikut saya jalan. Nggak tahu mungkin ada yang pada lecet kakinya, soalnya ada yang nggak pakai sepetu olah raga. Saya tanya, gimana kakinya, pada jawab, aman mbak,” tutur Puan Maharani disambut tawa para wartawan.

Puan mengatakan, memang Minggu pagi itu hari yang sangat baik, hari yang penuh semangat. Dan pertemuan ini sudah dinanti-nantikan, bukan hanya oleh media, oleh PDIP dan Demokrat juga, bahwa membangun negara itu  bukan hanya politik praktis.

“Bukan hanya politik praktis, tapi ada sebelum,  sesudahnya, dan apscanya mau seperti apa. Kami sepakat, ini tidak boleh berhenti sampai di sini, bicara politik itu bukan berarti kemudian stop sampai di sini seolah-olah selesai,” tutur Puan Maharani.

Baca juga: Waspada Penyakit Jantung, 6 Tips Diet untuk Menurunkan Kolesterol Ini Mungkin Berguna untuk Anda

Dia menyebutkan, politik itu penuh dinamika, selalu dinamis, tentu untuk mencapai titik temu di tengah saja, tentu perlu bicara-bicara terus. Kalau tidak pernah ketemu, tidak pernah bicara, tentu selalu ada miskomunikasi. Ini Insya Allah bukan pertemuan pertama, Insya Allah bukan pertemuan terakhir, Dan untuk bisa mencapai kesamaan itu, kita perlu waktu untuk sering-sering bertemu, untuk ngobrol-ngobrok,” katanya.

Puan mengatakan, saaat ngobrol sambil melihat air mancur, terus ada yang tanya, mbak itu pura-pura nggak. “Ini nggak pura-pura kan Mas?” AHY menjawab: Nggak.

“Ini bicara kakak dengan adiknya, meski beda posisi, satu ketum Partai Demokrat, saya pimpinan partai dan Ketua DPR. Kakak adik itu lebih bisa memberi makna yang lebih besar dari hal itu, karena sama-sama pernah keluarga presiden tentu ini akan lebih penting dalam membangun bangun bangsa dan negara. Kami berharap, Pemilu ke depan ini Pemilu yang damai, Pemilu gembira, Pemilu yang bisa membuktikan pestanya seluruh rakyat Indonesia,” tutur Puan Maharani. (*)

(Winoto Anung)

Berita Terkini

Rayap Besi

Ragam • 6 jam 24 menit lalu