HELOINDONESIA.COM - Pemilu 2024 diprediksi akan terjadi skema tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden alias Capres-Cawapres pemilu 2024. Hal itu dapat terwujud asalkan poros koalisi Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan solid.
Pengamat Politik Citra Institute, Yusak Farchan mengatakan kepastian tiga bakal calon presiden atau bacapres maju pada Pilpres 2024 baru diketahui pada Oktober mendatang saat tahapan pendaftaran Capres-Cawapres di KPU.
"Sepanjang tiga poros koalisi yang ada saat ini solid dalam barisannya masing-masing, saya kira pilpres akan diikuti oleh tiga pasang, Prabowo, Ganjar dan Anies bersama masing-masing cawapresnya," kata Yusak saat dihubungi di Jakarta, Rabu (12/7/2023).
Menurut Dekan FISIP UMPAM Serang, semakin banyak kandiudat Capres-Cawapres pada Pemilu 2024 membuat demokrasi Indonesia semakin baik, karena masyarakat disuguhi banyak alternatif pilihan sosok pemimpin.
Baca juga: Hadapi PSIS Semarang Pemain Andalan Persebaya Bruno Moreira Terancam Tak Bisa Dimainkan
"Semakin banyak calon, tentu semakin positif bagi kinerja demokrasi. Rakyat akan punya banyak pilihan," ujarnya.
Kendati demikian, apabila Capres-Cawapres hanya diikuti dua pasangan calon, lanjut dia, dikhawatirkan muncul gesekan antar masyarakat seperti pada Pemilu 2019 silam.
"Terlalu beresiko jika pilpres dipaksakan hanya dua pasang calon," pungkasnya.
Sebagai informasi, sejauh ini baru asa tiga Capres yang muncul ke publik. Pertama Ganjar Pranowo yang diusung PDIP bersama PPP dan Hanmura, kenudian Anies Baswedan di usung Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dibentuk Nasdem, PKS dan Demokrat. Terkahir yaitu Prabowo Subianto yang dideklarasikan Gerindra didukung PKB.