HELOINDONESIA.COM - Dalam proses pewarnaan rambut dan menghilangkannya ada beberapa perbedaan yang perlu diketahui.
Proses tersebut melibatkan teknik coloring, bleaching, dan toning.
Tiga proses ini saling berbeda dalam perawatan dan pewarnaan rambut, sehingga kamu tidak salah ketika memilih cara mana yang tepat.
Sebab, penting juga diingat bahwa bleaching dan toning bisa merusak rambut dan membuatnya lebih rentan terhadap kerusakan.
Baca juga: Penting Memilih Body Bath yang Tepat untuk Jenis Kulitmu, Aman dari Alergi dan Iritasi
Sebaiknya sebelum melakukan ketiga proses tersebut, konsultasikan lebih dahulu dengan penata rambut profesional atau ahli warna rambut sebelum melakukan proses bleaching atau toning.
Apalagi jika kamu belum memiliki pengalaman atau justru memiliki rambut yang sensitif atau rusak.
Berikut penjelasan singkat mengenai perbedaan dari ketiganya.
Coloring (Pewarnaan)
Pewarnaan rambut adalah proses mengubah warna rambut secara keseluruhan atau sebagian menggunakan pewarna rambut.
Baca juga: Ganjar Puji Penjual Tempe karena Menabung Tiap Hari agar Bisa Berhaji
Tujuan pewarnaan adalah memberikan warna baru yang diinginkan pada rambut.
Pewarnaan dapat dilakukan untuk menutupi uban, menciptakan tampilan yang baru, atau mengubah tampilan secara keseluruhan.
Pewarnaan rambut biasanya melibatkan penggunaan pewarna permanen, semi-permanen, atau sementara.
Bleaching (Pemutihan)
Bleaching atau pemutihan adalah proses menghilangkan warna alami rambut atau warna pewarna rambut sebelumnya menggunakan bahan kimia seperti bahan pemutih atau agen pemutih seperti hidrogen peroksida.
Baca juga: Dosen FE USM Latih Keterampilan Menjual kepada 30 Pelaku UMKM di Kelurahan Meteseh
Tujuannya adalah mengangkat pigmen warna yang ada dalam rambut untuk mencapai tingkat kecerahan yang lebih terang atau putih.
Bleaching umumnya digunakan ketika ingin mewarnai rambut dengan warna terang atau mencapai warna-warna terang seperti pirang platina atau rambut pastel.
Toning (Pengtonan).
Toning merupakan proses menggunakan produk pewarna khusus yang mengandung pigmen warna tertentu untuk mengubah atau menyempurnakan warna rambut setelah proses bleaching
Bisa juga untuk memperbaiki warna rambut yang mengalami perubahan yang tidak diinginkan.
Toning digunakan untuk menghilangkan atau mengurangi warna kuning atau oranye yang muncul setelah bleaching atau untuk mencapai warna yang lebih dingin atau netral.
Misalnya, setelah melakukan pemutihan untuk mencapai rambut pirang, toning dapat dilakukan untuk mendapatkan warna pirang yang diinginkan seperti abu-abu atau platinum.
