Helo Indonesia

Dari Staf TU UIN Radin Intan ke Kursi Dirjen, Puji Raharjo

Herman Batin Mangku - Ragam
Sabtu, 29 November 2025 14:04
    Bagikan  
-
HELO LAMPUNG

- - Dr. H. Puji Raharjo Soekarno, S.Ag., S.S., M.Hum

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Allah sungguh Maha Kaya. Jika tiba mau Dia, apa saja daya. Pun keterpilihan hingga terlantik, Puji Raharjo sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Kabinet Merah Putih, di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Kejutan pria lengkap gelar Dr. H. Puji Raharjo Soekarno, S.Ag., S.S., M.Hum ini hingga terlantiknya, sekaligus membanggakan kemudian, publik Lampung muasalnya.

Diwartakan, Menteri Haji dan Umrah, KH Moch Irfan Yusuf karib Gus Irfan melantik Puji berdasar Keppres 185/TPA/2025 tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Haji dan Umrah.

Bersama enam pejabat eselon satu lainnya, dan pejabat eselon II-IV dari berbagai unit kerja termasuk latar lintas kementerian dan lembaga di Masjid Al-Ikhlas komplek kantor Kemenhaj, MH Thamrin Nomor 6 Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, bada Ashar.

Mas Puji, sapaan karib nahdliyin tulen supel kelahiran kampung santri, 29 Oktober 1971 putra KH Soekarno dan Nyai Muhdarti ini, tumbuh di keluarga agamis khas nahdliyin.

Puji banyak beroleh didikan religi dari sang ayah, juga kakak sepupunya, Slamet Efendi. Tak heran, dia akrab tradisi dan kehidupan pesantren sejak belia. Selain, dia asah ilmu agamanya saat nyantri di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, asuhan KH Muhammad Yusuf Hasyim.

Di situ Puji banyak belajar dari dzurriyah dan murid Hadratus Syaikh tentang keagamaan, politik, wawasan kebangsaan. Sejak mondok itu, terbiasa baca Kompas, Jawa Pos bahkan Majalah Prisma, di perpustakaan ponpes.

Puji alumnus Madrasah Ibtidaiyah (MI) Math’laul Anwar Kabupaten Tanggamus, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Gunung Batu Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus, dan Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah (MASS) Ponpes Tebuireng.

Sandang dua gelar sarjana, dia alumnus S1 Perbandingan Agama Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri (IAIN, kini UIN) Raden Intan Lampung dimana dia pernah Sekretaris Himpunan Mahasiswa Jurusan, 1993. Dan S1 Perpustakaan dan Informasi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI), Jakarta.

Dia sandang Magister Humaniora Jurusan Perpustakaan dan Informasi UI. Dan 7 Juni 2023, sandang status Doktor Manajemen Pendidikan Islam UIN Raden Intan Lampung usai lulus disertasi Strategi Implementasi ISO 14001: 2015 di UIN Raden Intan Lampung.

Jejak ayah dua anak, Adib Raushanfikr Raharjo kelahiran 16 Februari 2001, dan Zahwa Cindo Prameswari Raharjo kelahiran 18 Februari 2003 —buah pernikahan Mei 1999 dengan Mardhoti, mantan pacar Puji asal Lampung Utara saat IAIN dulu; diikuti sang anak. Keduanya jua santri Tebuireng.

Pengalaman berorganisasinya pun lumayan. Tercatat, Puji Raharjo pernah menjadi Wakil Sekretaris Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Lampung 1994–1998, serta Wakil Sekretaris 2002–2007 lalu geser menjadi Bendahara Pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lampung 2007–2012.

Berikutnya, Puji pernah menjadi sekretaris kurun 2017-2021 lalu didapuk sebagai Wakil Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Tebuireng (IKAPETE) Lampung 2022–2026.

Puji tercatat pernah jadi bagian pengurus Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (PATRI) Lampung 2017–2022. Dia bersama ketua DPD, Prof Dr Moh Mukri dan lainnya dilantik Ketua DPP PATRI Wilayah Barat, Sarmuji di Hotel Horison Lampung, 27 Desember 2022.

Selanjutnya Puji juga terdapuk sebagai Bendahara PWNU Lampung 2018–2023, Bendahara Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung 2021–2026, Ketua Presidium Nasional (Presnas) IKAPETE 2022–2026.

Bendahara era NU Lampung 2018–2023 dipimpin ketua Prof Mukri yang jua Rektor IAIN Raden Intan Lampung 2010–2017 lanjut Rektor UIN Raden Intan Lampung 2017–2022 dan Ketua MUI Lampung 2021-2026 itu, pun ternasbih terpilih terlantik Ketua Tanfidziyah PWNU Lampung 2023–2028. Penerus Mukri yang kini salah satu Ketua PBNU.

Pengingat, kala itu utusan Pengurus Besar NU (PBNU) KH Amin Said Husaini mewakili Ketua Umum Prof Dr KH Yahya Cholil Staquf melantik Puji beserta kabinetnya di Grand Mercure Bandarlampung, 24 Januari 2024.

Pidato impresif Puji, perdana usai dilantik antara lain berterima kasih ke pihak terkait selain atas suksesnya pelantikan, juga atas turut diluncurkannya Gerakan Keluarga Maslahah NU (GKMNU).

Sebagai salah satu wilayah basis konstituen luar Jawa yang masif menjalankan program kaderisasi, terang Puji, notabene sukses pula dudukkan Lampung peringkat ke-3 nasional ikhtiar kaderisasi NU. Tegas dia, pencapaian merupakan implementasi visi besar NU. NU lahir sebagai upaya laksanakan misi Islam.

Dulu TU, Kini Dirjen

Jauh sebelum itu, sedikitnya 168 purnama silam persis saat dia Bendahara GP Ansor Lampung, Puji yang memutuskan ikut seleksi diterima abdi negara, sebagai PNS di (saat itu masih) IAIN Raden Intan Lampung.

Almamaternya menjadi kawah candradimuka dia meniti karir. Titian Puji dimulai di Bagian Tata Usaha Fakultas Syariah, jadi Kasubbag Kepegawaian dan Keuangan, warsa 2011.

Berturut kemudian, geser posisi menjadi Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan (2011–2013) lanjut Kasubbag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni (2013–2015), Kasubbag Barang Milik Negara di Bagian Umum Biro Administrasi Umum, Akademik, Kemahasiswaan (AUAK) 2015–2017.

Lalu menanjak, dia jadi Kabag Keuangan dan Akuntansi Biro AUAK IAIN Raden Intan Lampung 2017–2018, Kabag Administrasi dan Umum Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian UIN Raden Intan Lampung 2018–2022.

Emas tetaplah emas, Kangmas Puji Raharjo yang dikenal disiplin lantas terpilih terlantik sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Lampung.

Saat itu, Menteri Agama Kabinet Indonesia Maju, Yaqut Cholil Qoumas lantik dia bareng 28 pejabat eselon plus didalamnya beberapa rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, di Auditorium HM Rasjidi Kemenag, Jl MH Thamrin Jakarta Pusat, 27 April 2022.

Turut menyaksi Puji dilantik jadi orang nomor satu di Kanwil Lampung ini, saat itu Dirjen Pendidikan Islam Ali Ramdhani, dan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief.

Pun di tempat yang sama, saat itu Gus Irfan masih Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) RI Kabinet Merah Putih, melantik Puji sebagai Deputi Bidang Koordinasi Pelayanan Haji Dalam Negeri BPH RI bareng terlantik lainnya termasuk Sekretaris Utama BPH RI, Teguh Dwi Nugroho, 5 Februari 2025.

Kelak kemudian usai Menteri Agama Kabinet Merah Putih, Prof Dr KH Nasaruddin Umar, melantik mantan Kepala Kantor Kemenag Jakarta Timur yang juga doktor Hukum Keluarga Islam jebolan UIN Sultan Maulana Hasanuddin (2024), Zulkarnain, sebagai Kakanwil Kemenag Lampung yang baru menggantikan Puji, 12 November 2025.

Genap 44 hari berselang, genap pula giliran Puji yang kali ini dilantik menteri terpisah sebagai Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj. Disaksikan Wamen Dr Dahnil Anzar Simanjuntak, Gus Irfan lantik dia bareng 6 sejawat eselon satu lainnya.

Yakni terlantik Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho; Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenhaj, Dendi Suryadi; Staf Ahli Kemenhaj Bidang Manajemen dan Transformasi Layanan Publik, Ramadhan Harisman; Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi; Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid; serta Dirjen Pelayanan Haji, Ian Heriyawan.

Pesohor Sebelum Puji

Menilik ke belakang, mahfum jika Lampung selain wilayah luas juga kaya sumber alam selain itu kaya sumber daya manusia unggul, tak heran pula di pucuk pimpinan berbagai lembaga pemerintahan dan politik negeri ini, berseliweran jua nama putra-putri terbaik asal Bumi Ruwa Jurai ini tenggelam timbul.

Sebelum Dirjen Puji Raharjo, jauh sebelum, praktis ambil galah kurun masa Soekarno, ada nama putra Lampung asal Kampung Mesir Ilir, Kecamatan Bahuga, Kabupaten Way Kanan, mantan Pangdam di Kalimantan, juga besan mantan Wapres Try Sutrisno: mendiang Mayjen Purn Mussanif Ryacudu.

Juga putra asal Bumi Agung Marga, Abung Timur, Lampung Utara; Menteri Sekretaris Negara Kabinet Pembangunan I (1968–1972), Dubes untuk Belanda 1972–1974, anggota (per 1977 Wakil Ketua) Dewan Pertimbangan Agung 1975–1978, Menteri Agama Kabinet Pembangunan III (1978–1983) dan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Kabinet Pembangunan IV (1983–1988) Letjen Purn Alamsjah Ratoe Perwiranegara.

Juga, putra Liwa Lampung Barat, guru besar obstetri dan ginekologi Fakultas Kedokteran lalu Direktur Pascasarjana UI 1996–1998, Menteri Kesehatan terakhir Soeharto lalu era Habibie (16 Maret 1998–20 Oktober 1999): Prof. Dr. dr. H. Farid Anfasa Moeloek, Sp.OG.

Ada putra Waylima kelahiran Tanjungkarang sulung Walikota Bandarlampung 1969–1976 Thabrani Daud; mantan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Paris, PPI Prancis, DPP IKA Unpad; Karo Umum Sekretariat Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) era Sarwono Kusumaatmadja, Kepala Direktorat (Kadit) Pengembangan 1991 - Kadit Pengembangan SDM (1995) pada Deputi Kelembagaan dan Peningkatan Kapasitas Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) RI.

Lanjut Asisten Kelembagaan Kemenneg PAN era TB Silalahi 1997, Asisten Menko Wasbang PAN era Hartarto Sastrosoenarto, Sekjen Departemen Eksplorasi Laut kurun 28 Oktober 1999–1 Juni 2001 era Sarwono Kusumaatmadja (tetap Sekjen saat ganti nomenklatur jadi Departemen Kelautan dan Perikanan Kabinet Persatuan Nasional era Rokhmin Dahuri 1 Juni–23 Juli 2001), pun 10 Agustus 2001–20 Oktober 2004 era Mega.

Lalu jadi Sekretaris Kemenneg Kebudayaan dan Pariwisata Kabinet Gotong Royong itu era I Gede Ardhika, Sekjen Kemenbudpar KIB SBY-JK (2005–20 Oktober 2009) era Jero Wacik, Dirjen Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf 2009–2011, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pertama (Juli 2011–20 Oktober 2014) era KIB II SBY-Budiono, pascapensiun top manca dikenal pendiri lembaga pelinifokus promosi gaya hidup halal; Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) dan Indonesia Tourism Forum, Prof. Dr. H. Sapta Nirwandar, S.E., M.Sc.

Berikut putra Kalibalangan, Abung Selatan, Lampung Utara, pernah jadi anggota DPRD Bandung 1968–1971, Rektor Universitas Islam Bandung 1985–1986 dan 2000–2001, Direktur Perundang-undangan 1990–1995 lalu Dirjen Hukum Perundang-undangan Departemen Kehakiman 1995–1998, anggota Komisi Ombudsman Nasional, Guru Besar HTN Unpad, Ketua Mahkamah Agung (MA) 2001–2008 peletak basis fokus reformasi peradilan plus inisiasi Cetak Biru Pembaruan Peradilan dan pengalihan administrasi peradilan ke MA, dua periode Ketua Dewan Pers 2010–2016: Prof Dr Bagir Manan.

Selanjutnya ada nama pimpinan, lembaga pemerintah non departemen sejak senjakala Soeharto hingga era Mega, produk Keppres 27/1998 tarikh 26 Januari 1998 pengampu tupoksi penyehatan dan pengupayaan pengembalian uang negara yang tersalur di sektor perbankan, dan penyelesaian aset bermasalah; dibubarkan 27 Februari 2004 berdasar Keppres 15/2004; Kepala BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) era 2002–2004 Syafrudin Arsyad Temenggung.

Lalu, ada putra Sukau Lampung Barat, bekas Wakil Camat lalu Camat lalu Wakil Walikota Jakarta Barat, di Depdagri Kabid Litbang, Dirjen Pembangunan Daerah, Dirjen Sospol; Pj Gubernur Gorontalo 2001, Lampung 2003–2004, Kalsel 2005; Sekretaris Wakil Presiden 2007–2010, terakhir Komisaris Angkasapura: Dr Tursandi Alwi.

Juga nama putra mantan Walikotapradja Tanjungkarang - Telukbetung dan Gubernur Lampung kedua Zainal Abidin Pagar Alam, pernah Kepala Deputi Operasi Polri 2001, Gubernur Lampung 2003–2008 lanjut 2009–2014, mantan Dubes untuk Kroasia: Komjenpol Purn Sjachroedin ZP.

Ada putra Mussanif, kakak Wagub Lampung 2003–2008 Gubernur Lampung 2008–2009 mendiang Syamsurya Ryacudu, menantu Try Sutrisno, Pangkostrad 2000–2002, Kasad 2002–2005, Menteri Pertahanan 2014–2019: Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu.

Era SBY ada sulung konglo asal Kalianda Lampung Selatan, Achmad Bakrie; berkarir di Bakrie & Brothers dirian ayah 1972–2004, dua kali Presiden Forum Bisnis ASEAN (1991–1995) lanjut Presiden ASEAN Chamber Commerce & Industry (1996–1998).

Lanjut jadi Ketua KADIN Bidang Industri dan Industri Kecil 1988–1993, anggota MPR 1988–1998 dan Ketum KADIN 2004–2014, Menko Perekonomian SBY-JK 21 Oktober 2004–6 Desember 2005 geser Menko Kesra 7 Desember 2005–21 Oktober 2009, Wanhat DPP 2004–2009 lalu Ketum Partai Golkar 9 Oktober 2009–31 Desember 2014, kini Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar 2024–2029: Aburizal Bakrie.

Di era SBY pula, ada putra Tanjungkarang bungsu veteran pejuang kemerdekaan dan ulama kharismatik NU Lampung mendiang KH Arief Mahya; Komisaris Independen Pos Indonesia 2006–2008, Staf Khusus Presiden RI Bidang Penanggulangan Bencana dan Bantuan Sosial 2009–2014, era Prabowo kini dia Komisaris Independen PLN: Andi Arief.

Serta putra Pringsewu bagian tokoh pemekaran kabupaten, Kepala BKKBN kurun 2006–2013 kini mendiang Dr Sugiri Syarief.

Pun nama putra Desa Pisang, Penengahan, Lampung Selatan, Menteri Kehutanan KIB II 2009–2014, Ketua MPR RI 2014–2019, mula Sekjen 2010–2015 lalu Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) per 2015, kini Menko Pangan Kabinet Merah Putih: Dr HC Zulkifli Hasan.

Kelak putrinya: kini (satu-satunya legislator wanita pimpinan fraksi) Ketua Fraksi PAN DPR 2024–2029 Futri Zulya Savitri top Putri Zulhas, kini Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata 2024–2029 Zita Anjani.

Lantas; sang suami, terdahulu Menkes ke-13 era Soeharto dan Habibie, si istri menyusul ke-18 era Jokowi, oftamolog Guru Besar FKUI, Ketum Dharma Wanita Persatuan 2004–2009, Yayasan Kanker Indonesia 2011–2016, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) 2013–2018, mantu Abdul Moeloek, Menkes 2014–2019: Prof Dr dr Nila Djuwita FA Moeloek, SpM (K).

Pun ada anak 'Kobum' (Kotabumi) Lampung Utara lainnya, kenyang melintang jadi anak pasar di Cengkareng - Kebayoran, kelak Karo Umum lalu Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri (ditengahnya pernah Plt Gubernur Banten 28 Oktober 2016–11 Februari 2017), pascapensiun selain didapuk Analis Kebijakan Ahli Utama Bidang Pemerintahan Desa Kemendagri juga pernah Komisaris Independen Semen Tonasa hingga Agustus 2025 lalu: Dr Nata Irawan.

Ada pula 'Omega' alias 'orang Menggala', Karo Hukum dan Humas Kementerian ATR/BPN Kabinet Kerja era Ferry Mursyidan Baldan per 28 Januari 2016-2018, anggota Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) RI 2018–2023 ditengahnya ketua 2018–2020, Guru Besar FHUI Prof. Kurnia Toha, S.H., L.LM, Ph.D.

Dan, Kepala Puslitbang Hukum dan Keadilan MA (14 Desember 2018–8 Desember 2020), mantan Sekjen MA: Prof Dr Hasbi Hasan.

Berikut, putra pengusaha tangan kanan bos Astra kelahiran Gunung Sugih Lampung Tengah Teddy Thohir; eks Presiden Inter Milan, Ketua INASGOC SEA Games Jakarta-Palembang 2018, Menteri BUMN Kabinet Indonesia Maju 2019–2024, Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah per 23 Januari 2021, Ketum PSSI per 16 Februari 2023, Menteri BUMN Kabinet Merah Putih (20 Oktober 2024–17 September 2025), kini Menteri Pemuda dan Olahraga: Erick Thohir.

Ada birokrat karir putri pedagang kain asal Kabupaten Pringsewu, anggota Paguyuban Perantau Pringsewu (Papringan), Direktur di Bappenas 2014–2015, Karo Perencanaan Kemendikbud 2015–2019, Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman 2019–2021 sempat Plt Asisten Setdaprov DKI Jakarta 2020–2021, dasar Keppres 36/2021 dilantik sebagai Sekjen Kemendikbudristek 24 Agustus 2021–2025, kini Sekjen Kemendikdasmen: Ir. Suharti M.A., Ph.D.

Terhitung kader nahdliyin paten, bekas Sekretaris Ansor Lampung kala diketuai Mukri era Gus Dur, dosen IAIN/UIN Raden Intan Lampung, dilantik Menag jadi Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) 1 Oktober 2021–2024, Prof. Dr. Phil. HM Aqil Irham, M.Si., M.A.

Lalu, putra Bahuga Way Kanan, eks ajudan Gubernur Lampung 1995, Kabag Protokol Kemendagri 2012, Kabalitbang lalu Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri per 10 Maret 2022 (ditengahnya Pj Gubernur Sulut 2020, Sumsel 2022–2023, Sumut 2024–2025, Papua 2025): Dr Agus Fatoni.

Lainnya, putra Liwa, putra Penyimbang Marga Balaw Kolonel Purn M Tohir Ismail Balaw Glr Suttan Perwira Negara dan Hajah Mariam Zanariah (putri Pangeran Haji Suhaimi gelar Sultan Lelamuda Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi, Sultan Sekala Bekhak XXI Kepaksian Pernong Lampung), jebolan Akpol 1990, Kapolda Banten 17 November 2018–20 Desember 2019, Kapolda NTB Desember 2019–1 Mei 2020, Sahli Sospol Polri Mei 2020–29 Juni 2022, Irjen Kemendagri per 29 Juni 2022 sempat rangkap Plt Sekjen, per 11 Februari 2025 definitif Sekjen Kemendagri: Komjenpol Purn Dr Tomsi Tohir Balaw.

Tomsi, sepupu tokoh asal Lampung lainnya, tokoh masyarakat adat dan hukum adat Lampung, salah satu tokoh inti kesultanan adat Nusantara: Ketua Dewan Kehormatan Majelis Adat Kesultanan Nusantara (MAKN); penangkap Hercules saat jadi Kapolrestro Jakarta Barat, eks Kapolda Lampung 2015; pensiunan Brigjen, per 18 Mei 1989–kini Raja Kerajaan Adat Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung gelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan XXIII, Saibatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong karib Pun Edward.

Sepupu Pun Edward lainnya, putra tokoh militer yang diabadikan jadi nama Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Pangeran Mohammad Bun Yamin, Astra Ksetra Menggala, Tulang Bawang; jebolan Akpol 1985 Kapolda Lampung 2016, Staf Ahli Sospol Kapolri 2017, prapensiun 2019 jadi Analis Kebijakan Utama Sospol Staf Ahli Kapolri, Dewan Pembina PWDPI 2023–kini: Irjenpol Purn Dr Ike Edwin.

Notabene kariris hijabers, ada mantan Staf Ahli Percepatan Transformasi Industri 4.0 Kementerian Perindustrian (Kemenperin), usai jadi Plt per Juli 2021 iapun definitif Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin 15 Desember 2021–kini, cum Sekjen Dekranas ex officio: Reni Yanita.

Adapun berikut, notabene aktivis '98 basis FISIP Universitas Bandar Lampung (UBL), si cerdas kutu buku, aktivis SMID-PRD era bawah tanah, staf periset di Mahkamah Konstitusi 2003-2005, 15 tahun dosen cum periset kajian HAM dan konstitusi, kolumnis media massa arus utama, per 2011 advokat jua Mediator Bersertifikat, pernah didapuk jadi Juru Bicara Partai Gerindra Bidang HAM dan Konstitusi pada 2023, Dirjen Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kementerian HAM per 6 Januari 2025, Dr Munafrizal Manan.

Kukuh letakkan pemuliaan isu HAM di Tanah Air, Wakil Ketua Komnas HAM 2017-2022 ini gigih pula perjuangkan dibentuknya UU Mediasi secara khusus, mandiri, parsial, terpisah dari UU eksisting: UU 30/1999 soal Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa yang notabene: mengatur lebih banyak soal arbitrase daripada mediasi, cenderung konstruksikan mediasi hanya sebagai bagian proses arbitrase, belum pernah dirubah, belum masuk Prolegnas.

Sejawat aktivis 98 lainnya, basis FH Unila, pernah Kepala PN Gunung Sugih dan PN Tanjungkarang, kini Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan MA, Dr Syamsul Arief.

Kendati masih ada ratusan nama lain, terang pun tersembunyi, putra-putri "ulun" terbaik Lampung, yang hari-hari ini abdikan diri bagi pemajuan dan masa depan bangsa, di berbagai palagan pengabdian berbeda.

Dari Al Muzzamil Yusuf sampai Anindya Bakrie, Bob Sadino sampai Boy Thohir, Dany Amrul Ichdan sampai Septriana Tangkary, Habiburokhman sampai Puan Maharani, Irjen Hengki sampai Brigjen Hengki Haryadi, dari Henry Yoso sampai Oking Ganda Miharja.

Dari IB Ilham Malik sampai Nuril Hakim Yohansyah, Jimmy Gani sampai Mohammed Ale Berawi, Irjen Rudi Setiawan Glr. Pangiran Sangun Ratu Ya Bandar II sampai Relly Reagen, Siti Nurbaya Bakar sampai Sri Mulyani Indrawati, Ukay Karyadi sampai Yulia Evina Bhara, dari Wan Safrie Aung sampai Zaidirina. Banyak lagi, cukupkan sampai sini.

Terbaru Puji Raharjo, yang abadikan nama sang ayah, Soekarno, bagian pendiri Ponpes Darul Ulum Pekon Margoyoso, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, di nama belakangnya.

Bekal rekam jejak semoga jadikan Puji tegak tunduk sekaligus. Semerbak hingga kelak. (Muzzamil)

 -